Arus Mudik Gilimanuk Ketapang Tembus 427 Ribu Penumpang

Antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. ANTARA/Gembong Ismadi
INDOSBERITA.ID JEMBRANA –Â PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan arus mudik dari Bali menuju Jawa menjelang libur Nyepi dan Lebaran 2026. Dalam periode tujuh hari, ratusan ribu pemudik menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, Bali.
Berdasarkan data perusahaan, sejak 12 Maret (H-10) hingga 18 Maret (H-3) Idulfitri, jumlah penumpang yang menyeberang ke Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mencapai 427.069 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 7,2 persen dibandingkan periode yang sama pada arus mudik tahun sebelumnya.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa peningkatan arus mudik paling terlihat pada H-3 Lebaran. Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melonjak cukup tinggi dibanding tahun lalu.
Selain penumpang, kenaikan juga terjadi pada berbagai jenis kendaraan. Kendaraan roda dua meningkat 44,5 persen, kendaraan roda empat naik 87,7 persen, truk bertambah 139,4 persen, dan bus meningkat 51,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menyeberang pada H-3 tercatat naik 58,8 persen.
Meski terjadi lonjakan arus, antrean kendaraan di kawasan Pelabuhan Gilimanuk berhasil diurai sebelum Hari Raya Nyepi dimulai. Pada Rabu malam, 18 Maret 2026 sekitar pukul 22.30 WITA, kondisi pintu masuk pelabuhan sudah tidak lagi dipadati kendaraan.
Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang bergerak cepat dan terkoordinasi di lapangan. Menurutnya, sinergi antarinstansi dan kesabaran masyarakat turut membantu kelancaran penyeberangan selama masa padat arus mudik.(zr)




