Harga Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Berpeluang Menguat

Ilustrasi emas Antam. (Dok PT Aneka Logam/Istimewa)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk atau Antam diproyeksikan bergerak naik-turun pada perdagangan Rabu (18/3/2026), mengikuti dinamika pasar global yang masih bergejolak.
Pengamat komoditas Ibrahim Assuaibi menilai tren jangka pendek emas masih berpeluang menguat. Ia memperkirakan harga berpotensi menembus level resistance awal di kisaran Rp 3,018 juta per gram.
Jika penguatan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, harga emas bahkan diprediksi bisa mendekati level Rp 3,100 juta per gram. Namun, pergerakan tersebut tetap dibayangi potensi koreksi.
Menurut Ibrahim, jika terjadi tekanan harga, maka batas bawah (support) diperkirakan berada di Rp 2,972 juta per gram, dengan level lanjutan di Rp 2,920 juta per gram.
Sementara itu, berdasarkan data resmi dari Logam Mulia Antam, harga emas pada Selasa (17/3/2026) tercatat mengalami penurunan sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 2,988 juta per gram.
Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan sebelumnya, setelah pada 14 Maret 2026 harga juga sempat turun Rp 5.000 ke posisi Rp 2,992 juta per gram.
Meski bergerak fluktuatif, harga emas Antam masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah menyentuh Rp 3,168 juta per gram pada akhir Januari 2026.
Di sisi lain, harga buyback juga ikut terkoreksi Rp 4.000 menjadi Rp 2,740 juta per gram, mencerminkan tekanan yang masih terjadi di pasar emas domestik.




