Kue Lebaran Laris Manis, Pelaku Usaha Rumahan di Kerinci Kebanjiran Pesanan

Kue Lebaran Laris Manis, Pelaku Usaha Rumahan di Kerinci Kebanjiran Pesanan

Meski permintaan Tinggi,Pelaku Usaha Kue Lebaran di kerinci Terkendala Perelatan Produksi

INDOSBERITA.ID.KERINCI – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan kue lebaran di Kabupaten Kerinci meningkat drastis. Bagi pelaku usaha rumahan, momen ini menjadi peluang untuk meraup keuntungan. Namun, keterbatasan peralatan produksi masih menjadi hambatan bagi sebagian pengusaha kecil, salah satunya Dewi Prapti, pengusaha kue kering di Desa Mekar Sari, Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci.

Dewi mengatakan, meskipun pesanan terus meningkat, ia belum mampu memproduksi kue dalam jumlah besar. “Dalam sehari saya hanya bisa mengolah sekitar empat hingga lima kilogram tepung untuk kue seperti nastar, dahlia, dan kuping gajah,” ungkap Dewi.Selasa (10/3/2026).

Selain berjualan kue lebaran, Dewi juga bekerja sebagai guru honorer di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) setempat. Ia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan peralatan produksi bagi pelaku usaha rumahan, sehingga kapasitas produksi bisa meningkat dan usaha mereka dapat mendukung perekonomian keluarga lebih optimal.

Kasus Dewi mencerminkan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM menjelang lebaran,permintaan tinggi tapi kapasitas terbatas. Pemerintah daerah diharapkan dapat hadir memberikan dukungan yang tepat, agar peluang ekonomi dari usaha rumahan ini bisa dimaksimalkan.

“Untuk harga yang kami tawarkan mulai dari Rp.90.000 untuk isi 500 gram dan Rp.150.000 untuk isi 1 Kg,dengan kue mulai dari Kuping gajah,Kue Nekstar,Kue Dahlia dan lain sebagainya,”Tutupnya

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *