Sekolah di Tapanuli Tengah Kembali Normal Usai

Prajurit Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan membersihkan SD Negeri (SDN) 153065 Lopian 2 di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. ANTARA/HO-Pendam I/Bukit Barisan.
INDOSBERITA.ID JAKARTA – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menuntaskan pemulihan fasilitas pendidikan di SD Negeri 153065 Lopian 2, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, setelah terdampak banjir susulan beberapa waktu lalu. Kini, sekolah tersebut sudah dapat digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan proses pembersihan dan pemulihan telah rampung sepenuhnya. Seluruh ruang kelas dan area sekolah dinyatakan aman sehingga siswa bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.
Menurutnya, sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Pemulihan sekolah dinilai penting agar proses belajar anak-anak tidak terganggu lebih lama akibat dampak banjir.
Personel yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari Koramil 04/Pinangsori Kodim 0211/TT bersama prajurit Yon TP 908 yang tergabung dalam Satgas Gulbencal. Mereka bergotong royong membersihkan lumpur dan sisa material banjir dari ruang kelas, halaman, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Pembersihan dilakukan menggunakan peralatan sederhana seperti sekop, cangkul, angkong, sapu, dan kain pel. Upaya tersebut dilakukan secara intensif agar seluruh lingkungan sekolah kembali higienis dan layak digunakan.
Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan memastikan akan terus mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak lainnya guna membantu masyarakat bangkit pascabencana.(Zr)




