SAR Longsor Cisarua Resmi Dihentikan

Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. ANTARA/Rubby Jovan
INDOSBERITA. ID BANDUNG – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan menutup operasi pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, setelah berlangsung selama 22 hari.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan keputusan tersebut diambil usai evaluasi bersama tim SAR gabungan dengan mempertimbangkan faktor teknis, efektivitas pencarian, serta keselamatan personel di lapangan.
Selama operasi berlangsung, tim gabungan berhasil mengevakuasi total 101 kantong jenazah. Dari jumlah tersebut, 83 korban telah teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
“Dari total korban yang berhasil diidentifikasi, sebanyak 64 orang merupakan warga setempat. Seluruh jenazah yang telah dikenali identitasnya sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan,” ujar Ade.
Ia menegaskan seluruh upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal sejak operasi dimulai pada 24 Januari 2026. Menurutnya, keputusan penghentian operasi merupakan hasil kesepakatan seluruh unsur yang terlibat di lapangan.
Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah mencabut status tanggap darurat bencana longsor di wilayah Cisarua pada 6 Februari 2026. Operasi SAR resmi ditutup pada Jumat, 13 Februari 2026.(Zr)




