5 Kabupaten di Riau Tetapkan Status Siaga Karhutla

“5 Kabupaten di Riau Tetapkan Status Siaga Karhutla”

Ilustrasi – Kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Bengkalis oleh Manggala Agni. ANTARA/HO-Manggala Agni

INDOSBERITA.ID PEKANBARU  — Sejumlah daerah di Provinsi Riau mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga awal Maret 2026, lima kabupaten telah menetapkan status siaga darurat menyusul meningkatnya titik panas akibat cuaca kering.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau, Jim Gafur, menyebutkan daerah yang sudah menetapkan status siaga yakni Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir, Bengkalis, Siak, dan Kampar.

Menurutnya, penetapan status siaga ini bertujuan mempercepat langkah pencegahan serta penanganan jika terjadi kebakaran. Pemerintah daerah diminta segera melakukan berbagai upaya mitigasi, termasuk menggelar apel siaga yang melibatkan seluruh pihak terkait.

Selain itu, pemantauan titik panas terus diperketat melalui patroli dan deteksi dini. Jika ditemukan titik api, petugas diminta segera melakukan penanganan agar kebakaran tidak meluas.

Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut disampaikan melalui pemerintah kecamatan hingga perangkat desa.

BPBD Riau juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya, mulai dari personel, peralatan pemadam, hingga dukungan anggaran operasional untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla. Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus diperkuat, termasuk upaya pembasahan pada lahan yang rawan terbakar.

Sementara itu, berdasarkan catatan BPBD, sejak awal 2026 kebakaran hutan dan lahan telah terjadi di 11 kabupaten/kota di Riau dengan total luas lahan terbakar mencapai sekitar 1.041 hektare. Beberapa daerah yang terdampak di antaranya Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, serta Kota Pekanbaru dan Dumai.

Jika kamu mau, aku juga bisa buat versi berita yang lebih pendek (gaya berita portal online) atau judul yang lebih menarik dan clickbait untuk konten.(Zr)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *