Warga Binaan Pelaihari Asah Keterampilan lewat Layanan Barbershop

Warga Binaan Pelaihari Asah Keterampilan lewat Layanan Barbershop

Program Pembinaan Kreatif: Barbershop Rutan Pelaihari Jadi Favorit Warga Binaan

INDOSBERITA.ID.KALIMANTAN SELATAN –  Barbershop di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari,Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan,kini menjadi salah satu ruang pembinaan kepribadian yang paling diminati para Warga Binaan. Setiap hari, layanan potong rambut yang berada di dalam area rutan itu tak pernah sepi. Deru mesin clipper, percikan rambut yang jatuh, dan cermin-cermin sederhana menjadi saksi bagaimana para Warga Binaan berupaya menjaga kerapian sekaligus membangun kembali rasa percaya diri mereka. Pemandangan serupa terlihat pada Selasa (2/12/2025), ketika antrean rapi terbentuk sejak pagi.

Lebih dari sekadar tempat merapikan rambut, barbershop ini juga menjadi “kelas keterampilan” yang terus hidup. Dua Warga Binaan,Reza dan Rizal,menjadi motor penggerak layanan ini. Setelah mengikuti pelatihan teknik dasar barbering, keduanya dipercaya menjadi petugas barber yang melayani rekan-rekannya. Setiap potongan rambut bukan hanya menghasilkan tampilan baru, tetapi juga menambah jam terbang bagi mereka untuk mempersiapkan keterampilan yang kelak bisa menjadi bekal setelah bebas.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, M. Fahrurrazi, menegaskan bahwa keberadaan barbershop adalah bagian dari program pembinaan kepribadian yang berkesinambungan.
“Barbershop ini menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk belajar menjaga kerapian sekaligus melatih keterampilan memotong rambut. Pembinaan seperti ini penting agar mereka terbiasa dengan pola hidup tertib, bersih, dan percaya diri,” ujarnya.

Program ini pun mendapat sambutan hangat. Helmi, salah satu Warga Binaan yang rutin memanfaatkan layanan tersebut, mengaku sangat terbantu.
“Rasanya senang bisa tampil rapi. Potongan rambutnya bagus dan prosesnya nyaman. Kegiatan ini membuat kami lebih percaya diri dan merasa diperhatikan,” tuturnya.

Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen terus mengembangkan program pembinaan berbasis keterampilan dan penguatan karakter.
“Rutan Pelaihari akan terus berupaya membangun lingkungan pembinaan yang edukatif, produktif, dan manusiawi sehingga Warga Binaan dapat memperoleh manfaat langsung selama menjalani masa pidana maupun ketika kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Dengan keberadaan barbershop ini, Rutan Pelaihari tak hanya menciptakan tampilan yang lebih rapi, tetapi juga membuka ruang tumbuh bagi Warga Binaan,sebuah tempat sederhana yang menumbuhkan kepercayaan diri, keterampilan, dan harapan baru.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *