Video Pembongkaran Jembatan Viral, Pemdes Pastikan Legal

Video Pembongkaran Jembatan Viral, Pemdes Pastikan Legal

Kepala Desa Dukuhtunggal, Lamongan Zakaria akhirnya angkat bicara soal viral pembongkaran batas jembatan demi sound horeg. (Beritasatu.com/Triwi Yoga Margiono)

INDOSBERITA.ID.LAMONGAN – Warga Dusun Pedurungan, Desa Dukuhtunggal, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah video pembongkaran pembatas jembatan beredar luas di media sosial. Aksi itu dilakukan demi memberi jalan bagi rombongan takbir keliling yang membawa sound system berukuran besar.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat sejumlah warga membongkar bagian pembatas jembatan pada malam hari. Suasana semakin mencolok dengan nyala flare merah yang dibawa peserta konvoi.

Menanggapi berbagai spekulasi yang muncul, Kepala Desa Dukuhtunggal, Zakaria, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan tindakan perusakan fasilitas umum, melainkan pembongkaran yang telah mengantongi izin resmi dari pemerintah desa.

Menurutnya, panitia takbir keliling sudah mengajukan permohonan izin beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung. Persetujuan diberikan dengan mempertimbangkan kondisi jembatan yang sudah tua dan dinilai tidak lagi memadai untuk kebutuhan mobilitas warga.

Zakaria menjelaskan, jembatan tersebut merupakan bangunan lama yang dibangun sekitar tahun 1980-an dan telah masuk dalam rencana perbaikan tahun ini. Oleh karena itu, pembongkaran pembatas dianggap sebagai bagian dari penyesuaian sebelum pembangunan ulang dilakukan.

Pemerintah desa pun memastikan tidak ada unsur pelanggaran hukum dalam kejadian ini. Revitalisasi jembatan direncanakan segera direalisasikan menggunakan anggaran desa tahun 2026, sehingga pembongkaran tersebut justru menjadi langkah awal menuju perbaikan infrastruktur yang lebih layak.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *