Utang KCJB Whoosh Diklaim Sudah Beres

Utang KCJB Whoosh Diklaim Sudah Beres

Kereta Cepat Whoosh meluncur di tengah hujan. (Beritasatu.com/KCIC)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Permasalahan kewajiban utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) Whoosh diklaim telah menemui titik terang, meski mekanisme pembayaran resminya masih dalam tahap finalisasi oleh pemerintah.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa secara prinsip persoalan tersebut sudah terselesaikan. Ia merujuk pada pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyebut isu utang proyek kereta cepat telah ditangani.

“Presiden sudah menyampaikan bahwa persoalan ini pada dasarnya selesai,” kata Bobby di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Isu utang KCJB Whoosh menjadi sorotan publik lantaran nilai kewajiban proyek tersebut mencapai sekitar Rp116 triliun. Pemerintah pun diminta memastikan penyelesaiannya tidak membebani keuangan negara sekaligus menjaga keberlanjutan proyek strategis nasional itu.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan para menteri terkait untuk menyusun skema penyelesaian paling tepat, termasuk melakukan perhitungan menyeluruh serta menyiapkan berbagai opsi restrukturisasi. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan pada akhir Oktober 2025.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan proses restrukturisasi keuangan proyek KCIC masih berjalan dan membutuhkan pembahasan lanjutan.

Menurut AHY, langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin keberlangsungan proyek kereta cepat, sekaligus menjaga keseimbangan fiskal dan kepentingan para pemangku kepentingan.

“Restrukturisasi ini penting agar nilai ekonomi proyek tetap terjaga dan manfaatnya bagi konektivitas serta mobilitas masyarakat bisa berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut AHY, saat ini memfokuskan penyelesaian aspek keuangan terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan pengembangan lanjutan jalur kereta cepat ke wilayah lain di Indonesia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *