ULBI dan Pos Indonesia Buka Program Ikatan Kerja 2026

ULBI dan Pos Indonesia Buka Program Ikatan Kerja 2026

Situasi peluncuran Program Ikatan Kerja Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Logistik dan Bisnis Indonesia (ULBI) di Bandung, Kamis (5/3/2026). ANTARA/Ricky Prayoga

INDOSBERITA.ID.BANDUNG – Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) membuka Program Ikatan Kerja untuk Tahun Akademik 2026/2027 yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pekerjaan sebelum lulus kuliah. Melalui program ini, sebanyak 90 lulusan akan langsung direkrut sebagai karyawan di PT Pos Indonesia.

Program yang mengusung konsep “Diterima Kerja Sebelum Wisuda” tersebut diluncurkan di kampus ULBI di Bandung pada Kamis. Skema ini memungkinkan mahasiswa yang lolos seleksi menjalani perkuliahan sekaligus telah terikat kontrak kerja dengan perusahaan sejak awal masa studi.

Rektor ULBI, I Nyoman Pujawan, menjelaskan program tersebut dirancang untuk membuka peluang karier lebih awal bagi calon mahasiswa di tengah persaingan kerja yang semakin ketat, khususnya dalam rekrutmen perusahaan milik negara.

Menurutnya, peserta yang terpilih akan menjalani perkuliahan seperti biasa, namun sejak awal sudah memiliki ikatan kerja dengan PT Pos Indonesia sehingga peluang kerja setelah lulus menjadi lebih pasti.

Program ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, maupun MA sederajat dari tahun 2023 hingga 2026. Calon peserta harus memiliki nilai rata-rata minimal 85 pada mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Selain itu, pelamar juga harus mengikuti berbagai tahapan seleksi, mulai dari tes akademik hingga penilaian karakter yang mengacu pada nilai inti BUMN, yakni Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif atau dikenal dengan akronim AKHLAK.

Direktur Human Capital Management PT Pos Indonesia, Asih Kurniasari Komar, mengatakan lulusan program tersebut nantinya dipersiapkan untuk mengisi posisi strategis di perusahaan.

Ia menyebutkan para lulusan akan ditempatkan sebagai supervisor di berbagai wilayah operasional PT Pos Indonesia di seluruh Indonesia, sehingga perusahaan dapat memperoleh sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter yang kuat.

Meski menawarkan jaminan pekerjaan setelah lulus, pihak kampus menegaskan bahwa program ini bukan beasiswa. Peserta tetap diwajibkan membayar biaya pendaftaran dan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) selama masa kuliah.

Mahasiswa juga harus memenuhi sejumlah persyaratan akademik selama menjalani pendidikan, di antaranya mempertahankan indeks prestasi kumulatif minimal 3,00, tidak mengambil cuti kuliah, serta mencapai skor TOEFL minimal 450. Evaluasi terhadap capaian tersebut akan dilakukan setiap tahun oleh PT Pos Indonesia.

Program ikatan kerja ini mencakup sejumlah program studi yang berada di bawah School of Logistics and Transport, School of Business and Management, serta School of Information Technology di ULBI.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru kampus tersebut.

Langkah kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri ini mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Menurut mereka, program semacam ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja bagi lulusan perguruan tinggi di wilayah tersebut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *