Trump Umumkan Komitmen US$5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Arsip foto – Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/py.
INDOSBERITA.ID.ISTANBUL – Donald Trump menyatakan negara-negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) akan mengumumkan komitmen lebih dari 5 miliar dolar AS untuk rekonstruksi Gaza, serta pengerahan ribuan personel pasukan stabilisasi internasional. Pengumuman itu dijadwalkan dalam pertemuan pada Kamis (19/2) di Washington, D.C.
Dalam unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, Minggu (14/2), Trump mengatakan dirinya akan kembali bergabung dengan anggota BoP di Donald J. Trump Institute of Peace di Washington.
“Pada 19 Februari 2026, saya akan kembali bergabung dengan anggota Board of Peace di Donald J. Trump Institute of Peace di Washington, D.C., di mana kami akan mengumumkan bahwa negara-negara anggota telah menjanjikan lebih dari 5 miliar dolar AS untuk upaya kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza,” tulis Trump.
Ia menambahkan negara-negara anggota juga telah berkomitmen “mengerahkan ribuan personel untuk Pasukan Stabilisasi Internasional dan kepolisian lokal guna menjaga keamanan dan perdamaian bagi warga Gaza”.
Trump menyebut Dewan Perdamaian memiliki “potensi yang tidak terbatas”. Ia mengingatkan bahwa bulan lalu “dua lusin anggota pendiri” telah bergabung dengannya di Davos, Swiss, untuk merayakan pembentukan lembaga tersebut serta memaparkan visi bagi warga sipil di Gaza dan, pada akhirnya, bagi perdamaian dunia.
“Dewan Keamanan akan menjadi badan internasional paling berpengaruh dalam sejarah, dan merupakan kehormatan bagi saya untuk menjabat sebagai ketuanya,” tulisnya.
Pernyataan Trump muncul di tengah laporan bahwa Indonesia tengah merencanakan kemungkinan pengerahan hingga 8.000 personel ke Gaza sebagai bagian dari upaya stabilisasi pascaperang.
Sebelumnya, bulan lalu, Gedung Putih mengumumkan pembentukan Komite Nasional Administrasi Gaza yang bersifat teknokratis untuk mengawasi transisi kekuasaan, sebagai bagian dari rencana 20 poin Trump bagi wilayah yang terdampak konflik tersebut.
Kesepakatan gencatan senjata mengakhiri perang dua tahun Israel di Gaza yang dilaporkan menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina serta menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil di wilayah itu. Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan biaya rekonstruksi Gaza mencapai sekitar 70 miliar dolar AS.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 601 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 1.600 lainnya terluka akibat serangan Israel sejak gencatan senjata diberlakukan.




