Trans Jatim Siap Tambah Ritase Bus di Malang Saat Lebaran

Bus Trans Jatim Koridor Malang. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
INDOSBERITA.ID MALANG – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menyiapkan strategi untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat di Malang Raya menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menambah frekuensi perjalanan bus Trans Jatim apabila terjadi lonjakan jumlah penumpang selama masa libur panjang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Angkutan Jalan Dishub Jatim, Cito Eko Yuli Saputro, menjelaskan bahwa penyesuaian ritase atau jumlah perjalanan akan dilakukan secara situasional dengan melihat kondisi permintaan di lapangan. Menurutnya, wilayah Malang Raya hampir selalu menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat saat musim liburan, termasuk pada momen Lebaran.
“Kita akan menyesuaikan dengan kondisi supply dan demand. Jika penumpang meningkat, maka ritase perjalanan bus akan ditambah,” ujar Cito, Jumat, 13 Maret 2026.
Saat ini, layanan Trans Jatim di Malang Raya dioperasikan oleh 14 unit bus. Dalam kondisi normal, masing-masing armada menjalankan tiga kali perjalanan pulang pergi setiap hari.
Namun jika terjadi peningkatan jumlah penumpang, frekuensi perjalanan akan ditingkatkan menjadi empat kali perjalanan pulang pergi per armada. Dengan penambahan ritase tersebut, kapasitas angkut penumpang diharapkan dapat meningkat tanpa harus menambah jumlah bus.
“Kami tidak menambah armada, tetapi menambah kapasitas keberangkatan melalui penambahan perjalanan,” jelasnya.
Penyesuaian frekuensi perjalanan ini juga akan berdampak pada jam operasional armada. Meski demikian, penerapannya tetap bergantung pada kondisi permintaan penumpang selama periode Lebaran.
Selain menyiapkan skenario peningkatan ritase, Dishub Jatim juga menekankan pentingnya aspek keselamatan transportasi. Pemerintah daerah memastikan tidak ada penambahan personel khusus selama masa Lebaran, namun pengawasan terhadap kesiapan armada akan diperketat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check secara rutin terhadap armada Trans Jatim yang beroperasi di wilayah Malang Raya. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi teknis kendaraan hingga kesiapan personel yang bertugas.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan layanan transportasi publik tetap aman dan nyaman bagi masyarakat yang bepergian selama periode mudik dan libur Lebaran.(zr)




