Ternak Rumahan Laris Saat Ramadan

Ilustrasi. Foto: Dok Paxels
INDOSBERITA.ID JAKARTA – Datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah membawa berkah bagi banyak orang. Selain berjualan makanan berbuka, peluang mendapatkan penghasilan tambahan juga bisa datang dari usaha ternak rumahan. Dengan memanfaatkan lahan terbatas di sekitar rumah, masyarakat dapat mengembangkan usaha kecil yang menjanjikan selama bulan puasa hingga menjelang Idulfitri.
Permintaan bahan pangan hewani biasanya meningkat signifikan selama Ramadan. Kondisi ini membuka kesempatan bagi peternak skala rumahan untuk memenuhi kebutuhan pasar, baik untuk konsumsi harian maupun persiapan hari raya.
Salah satu usaha yang cukup menjanjikan adalah penggemukan ayam kampung. Ayam kampung hidup banyak dicari untuk kebutuhan masakan khas Lebaran seperti opor dan gulai. Dengan perawatan intensif beberapa minggu sebelum Idulfitri, bobot ayam bisa meningkat dan harga jualnya pun cenderung naik.
Selain itu, produksi telur puyuh juga berpotensi mendatangkan keuntungan. Telur puyuh kerap digunakan sebagai pelengkap aneka takjil dan lauk sahur. Peternak hanya perlu menjaga kualitas pakan dan kebersihan kandang agar produksi tetap stabil setiap hari.
Usaha telur asin berbahan dasar telur bebek juga tak kalah menjanjikan. Telur asin sering menjadi menu praktis saat sahur karena tahan lama dan mudah disajikan. Dengan memelihara bebek petelur dalam jumlah terbatas, produksi telur asin rumahan bisa menjadi sumber pemasukan tambahan.
Budidaya belut pun mulai diminati karena tidak membutuhkan lahan luas. Media seperti tong atau drum plastik sudah cukup untuk pemeliharaan. Belut banyak diolah menjadi menu berbuka yang gurih dan bergizi, sehingga permintaannya meningkat menjelang akhir Ramadan.
Tak ketinggalan, ternak ayam petelur menjadi pilihan stabil. Telur ayam selalu dibutuhkan, terutama untuk pembuatan kue kering Lebaran. Dengan jumlah ternak yang tidak terlalu banyak, peternak rumahan sudah bisa memenuhi permintaan lingkungan sekitar.
Dengan perencanaan yang tepat dan perawatan yang konsisten, usaha ternak rumahan dapat menjadi alternatif sumber penghasilan selama Ramadan. Selain menambah cuan, kegiatan ini juga dapat menjadi investasi jangka panjang setelah bulan suci berakhir.(Zr)




