Taman Semanggi Direvitalisasi Jelang HUT ke-500 Jakarta

Taman Semanggi Direvitalisasi Jelang HUT ke-500 Jakarta

Pemprov Jakarta resmi memulai proyek revitalisasi Taman Semanggi seluas 6 hektare yang berada di kolong simpul Semanggi, Jakarta, Jumat (20/2/2026). (Beritasatu.com/Mita Amalia Hapsari)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memulai proyek revitalisasi Taman Semanggi seluas 6 hektare yang berada di kolong simpul Semanggi, Jakarta, Jumat (20/2/2026). Pembangunan ini ditargetkan rampung bertepatan dengan peringatan HUT ke-500 Jakarta pada 22 Juni 2027.

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung. Ia menyebut proyek ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan ruang terbuka hijau yang lebih modern sekaligus memperindah wajah ibu kota.

Menurut Pramono, revitalisasi tersebut juga menghidupkan kembali gagasan awal Presiden pertama RI, Soekarno, yang merancang kawasan Semanggi pada 1962. Konsep empat helai daun semanggi, kata dia, akan dimaknai sebagai simbol fungsi, konektivitas, transformasi, serta estetika dan kehidupan.

Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp134 miliar yang sepenuhnya ditanggung oleh pihak swasta. Pemerintah memastikan tidak ada penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam pembangunan tersebut. Mitra swasta nantinya akan mengelola kawasan itu selama kurang lebih 10 tahun, ditambah masa pembangunan 1,5 tahun, sehingga total kerja sama berlangsung 11,5 tahun.

Dalam pelaksanaannya, revitalisasi difokuskan pada peningkatan konektivitas dan reaktivasi kawasan. Area taman akan dirancang lebih terhubung dan ramah bagi berbagai kalangan masyarakat, tanpa mengganggu arus lalu lintas di simpul Semanggi yang dikenal padat.

Ke depan, Taman Semanggi akan dilengkapi berbagai fasilitas publik seperti jogging track sepanjang 1,2 kilometer, gym outdoor, art lawn, jembatan pedestrian, musala, toilet, cultural plaza, heritage walk, kebun tematik, saluran dan kolam alami, wetland boardwalk, seating grove, hingga plaza multifungsi.

Pramono menegaskan tidak akan tersedia lahan parkir di dalam area taman. Pengunjung diarahkan memanfaatkan fasilitas parkir di kawasan sekitar seperti area perkantoran dan pusat perbelanjaan di sekitar Semanggi dan Thamrin.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *