Takluk dari Lecce, Cremonese Masih Terjebak di Zona Degradasi

Takluk dari Lecce, Cremonese Masih Terjebak di Zona Degradasi

Penjaga gawang Cremonese dan Timnas Indonesia, Emil Audero, gagal menghalau bola hasil sundulan pemain Lecce, Santiago Pierotti, pada laga di Stadion Via del Mare, Minggu 8 Maret 2026. (Beritasatu.com/Dok. US Lecce/Instagram)

INDOSBERITA.ID.SPORT – US Lecce meraih kemenangan penting setelah menundukkan US Cremonese dengan skor 2-1 dalam pertandingan Serie A yang berlangsung di Stadio Via del Mare, Minggu (8/3/2026).

Hasil ini memberi tambahan tiga poin berharga bagi Lecce dalam upaya menjauh dari zona degradasi. Tim berjuluk Giallorossi kini memiliki jarak lebih aman dari posisi tiga terbawah sekaligus meninggalkan Cremonese di klasemen sementara.

Lecce membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui gol yang dicetak Santiago Pierotti. Gol tersebut tercipta setelah memanfaatkan sepak pojok dari Antonino Gallo. Kesalahan posisi kiper Cremonese, Emil Audero, turut memudahkan Pierotti mencetak gol pertamanya musim ini.

Keunggulan Lecce kemudian bertambah lewat penalti yang dieksekusi Nikola Stulic. Hadiah penalti diberikan setelah wasit Simone Sozza meninjau tayangan VAR dan menilai bek Cremonese Matteo Bianchetti melakukan handball saat menghalau tembakan Stulic. Eksekusi Stulic berhasil mengecoh Audero dan membawa Lecce unggul 2-0.

Memasuki babak kedua, Cremonese mencoba bangkit. Tim tamu bahkan harus kehilangan penyerang veteran Jamie Vardy yang mengalami cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Pergantian pemain justru memberi dampak positif bagi Cremonese. Milan Djuric berhasil memenangkan duel udara dan mengirim umpan sundulan kepada Federico Bonazzoli yang berdiri bebas di tiang jauh. Bonazzoli sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-47 setelah menaklukkan kiper Lecce, Wladimiro Falcone.

Cremonese hampir menyamakan skor menjelang akhir laga ketika bola masuk ke gawang Lecce setelah mengenai tangan Martin Payero. Wasit sempat mengesahkan gol tersebut, tetapi setelah pemeriksaan VAR, gol itu dianulir karena pelanggaran handball.

Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Lecce tetap bertahan. Tambahan tiga poin membuat Lecce semakin menjauh dari ancaman degradasi, sementara Cremonese masih tertahan di posisi ke-18 dengan 24 poin dari 28 pertandingan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *