Sugiono Marco Rubio Bahas Hubungan RI–AS Misi Perdamaian

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. (EFE)
INDOSBERITA.ID WASHINGTON – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, di Washington DC, Jumat, 20 Februari 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan kemitraan kedua negara serta sejumlah isu global yang tengah menjadi perhatian bersama.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, kedua pihak meninjau perkembangan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat di berbagai sektor strategis. Kerja sama di bidang pertahanan, keamanan, ekonomi, hingga hubungan antarmasyarakat (people-to-people) menjadi fokus pembahasan.
Sugiono menyebut kunjungannya sebagai bagian dari agenda diplomatik sekaligus langkah mempererat komunikasi tingkat tinggi antara kedua negara. Ia menegaskan bahwa hubungan RI–AS terus menunjukkan tren positif dan memiliki ruang besar untuk dikembangkan.
Selain isu bilateral, pembahasan juga mencakup dinamika kawasan Indo-Pasifik dan peran ASEAN dalam menjaga stabilitas regional. Kedua menteri juga menyinggung perkembangan sejumlah isu global, termasuk konflik yang masih berlangsung di Palestina dan Tepi Barat.
Dalam kesempatan tersebut, pihak AS menyampaikan apresiasi atas komitmen Indonesia untuk terlibat dalam inisiatif Board of Peace dan International Stabilization Force (ISF). Indonesia sebelumnya menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam misi tersebut sebagai bagian dari kontribusi terhadap perdamaian dunia.
Sugiono menjelaskan bahwa Indonesia merencanakan pengiriman sekitar 8.000 personel secara bertahap, bahkan terbuka kemungkinan jumlahnya bertambah, sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.
Ia juga menekankan harapan agar Amerika Serikat dapat memainkan peran kepemimpinan dalam mendorong penyelesaian konflik dan memastikan implementasi rencana misi perdamaian berjalan sesuai tahapan yang telah disepakati.
Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda diplomatik Indonesia di Washington DC, sekaligus menandai komitmen aktif Indonesia dalam mendukung stabilitas dan perdamaian internasional.(Zr)




