Suahasil Nazara Tegaskan Kemenkeu Siap Jalankan APBN 2026

Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) langsung menjalankan tugas dan fungsinya sejak awal tahun anggaran 2026. Kepastian tersebut disampaikan usai melakukan kunjungan kerja ke sejumlah unit eselon I pada Jumat (2/1).
Unit kerja yang dikunjungi antara lain Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), Direktorat Teknologi, Informasi dan Intelijen (Batii), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), serta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb).
Menurut Suahasil, kunjungan awal tahun ini bertujuan untuk memastikan kesiapan organisasi serta kelancaran pelaksanaan tugas sejak dimulainya tahun anggaran baru. “Langkah ini dilakukan untuk menjamin seluruh unit kerja Kemenkeu dapat langsung bekerja optimal pada awal tahun anggaran 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Minggu (4/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Suahasil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pegawai Kemenkeu atas dedikasi dan kinerja sepanjang tahun 2025. Di tengah dinamika dan tekanan ekonomi global maupun domestik, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai tetap mampu menjalankan fungsinya sebagai peredam gejolak ekonomi.
“Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, Kementerian Keuangan tetap mampu menuntaskan kewajiban dan pelaksanaan APBN 2025 dengan baik,” kata Suahasil.
Selama peninjauan, Wamenkeu melihat langsung aktivitas perkantoran, berdialog dengan pimpinan dan pegawai, serta menelaah proses bisnis, kedisiplinan kerja, dan kualitas pelaksanaan tugas pada masing-masing unit. Hal ini dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata terkait kinerja organisasi dan efektivitas kebijakan yang sedang dijalankan.
Suahasil menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan sinergi antarunit eselon I, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah strategis menghadapi tantangan pengelolaan keuangan negara yang kian kompleks.
Ia menegaskan, kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari komitmen pimpinan Kemenkeu dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kinerja organisasi, serta memastikan setiap kebijakan dan program kerja dijalankan secara efektif, efisien, dan akuntabel.




