Stok Beras, Jagung, dan Gula Cukup, Pemerintah Tak Akan Impor 2026

Stok Beras, Jagung, dan Gula Cukup, Pemerintah Tak Akan Impor 2026

Gudang Beras,Photo Ilustrasi

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan pangan strategis untuk tahun 2026 aman, sehingga pemerintah tidak perlu melakukan impor.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan bahwa stok sisa dari 2025 atau carry over stock cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pangan pokok strategis seperti beras, jagung, dan gula konsumsi memiliki stok yang memadai. Pemerintah memutuskan tidak perlu impor untuk tahun ini,” ujar Astawa di Jakarta, Kamis (1/1/2026).

Stok beras nasional mencapai 12,529 juta ton, termasuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 3,248 juta ton. Dengan konsumsi bulanan sekitar 2,591 juta ton, stok ini cukup untuk hampir lima bulan. Produksi beras 2026 diperkirakan 34,7 juta ton, sehingga stok akhir tahun bisa mencapai 16,194 juta ton.

Sementara itu, jagung memiliki carry over stock 4,521 juta ton, mampu memenuhi kebutuhan hampir tiga bulan. Produksi jagung sepanjang 2026 diperkirakan 18 juta ton, dengan stok akhir tahun mencapai 4,581 juta ton.

Untuk gula konsumsi, stok awal tahun 2026 tercatat 1,437 juta ton, cukup untuk enam bulan. Produksi gula nasional diproyeksikan 2,72 juta ton, dengan stok akhir tahun 1,32 juta ton. Impor gula juga dipastikan nihil.

Astawa menekankan, ketersediaan pangan yang cukup ini dihasilkan dari perencanaan matang dan kerja sama pemerintah dengan berbagai pihak. Masyarakat dapat tenang karena pasokan pangan pokok strategis aman sepanjang 2026.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *