Sepanjang 2025,Polres Kerinci Selamatkan Uang Negara Rp1,6 Miliar

Sepanjang 2025,Polres Kerinci Selamatkan Uang Negara Rp1,6 Miliar

Kapolres Kerinci Arya Tesa Brahmana Bersama PJU Polres Kerinci

INDOSBERITA.ID.KERINCI – Kepolisian Resor Kerinci mencatat capaian signifikan dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi sepanjang tahun 2025. Dari berbagai penanganan kasus korupsi dan penyalahgunaan anggaran di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, aparat kepolisian berhasil menyelamatkan dan mengembalikan uang negara senilai lebih dari Rp1,6 miliar ke kas negara.

Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana menyampaikan, hingga akhir tahun 2025 total uang negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp1.600.600.000. Dana tersebut selanjutnya dikembalikan ke kas negara untuk dimanfaatkan kembali bagi kepentingan pembangunan dan pelayanan publik.

Menurut Kapolres, uang negara yang berhasil diamankan berasal dari sejumlah kasus penyalahgunaan anggaran di berbagai sektor. Di antaranya kasus Sekungkung sebesar Rp110 juta, dana UP Disparpora Kabupaten Kerinci sebesar Rp160 juta, dana hibah Satpol PP Kabupaten Kerinci sebesar Rp54,6 juta, serta anggaran kapal wisata Danau Kerinci sebesar Rp184 juta.

Selain itu, terdapat pengembalian dari anggaran rumah adat Kerinci sebesar Rp110 juta, dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebesar Rp845 juta, anggaran pembangunan Taman Tugu 17 Kota Sungai Penuh sebesar Rp100 juta, serta anggaran sumur bor dan pembangunan gedung RSUD Mayjen H.A. Thalib sebesar Rp37 juta.

AKBP Arya Tesa Brahmana juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Ia menegaskan, peran serta masyarakat sangat penting agar praktik korupsi dapat dicegah sejak dini dan tidak merugikan keuangan negara.

“Kami akan selalu meningkatkan profesionalitas kami di dalam bekerja dan kami bekerja tidak bisa sendiri harus ada informasi dari masyarakat,”Ungkapnya

Dengan sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat, diharapkan pengelolaan anggaran negara ke depan dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *