Sekda Muaro Jambi Resmi Buka Program Sekolah Mengaji Secara Virtual

Budhi Hartono Luncurkan Sekolah Mengaji Lewat Zoom.
INDOSBERITA.ID.MUARO JAMBI – Suasana berbeda terlihat di Ruang Rapat Sekda, Komplek Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Rabu (25/02/2026). Dari ruangan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, resmi membuka program Sekolah Mengaji yang digelar secara daring dan diikuti ribuan pelajar dari berbagai penjuru daerah.
Melalui layar Zoom, wajah-wajah penuh semangat dari siswa SD hingga SMA tampak memenuhi layar. Mereka mengikuti kegiatan dari sekolah masing-masing, terhubung dalam satu momen yang sama—mengawali gerakan mengaji serentak di seluruh Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam sambutannya, Budhi Hartono menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai agama. Justru sebaliknya, teknologi harus menjadi jembatan untuk memperluas syiar dan memperkuat pendidikan karakter.
Ia menyampaikan bahwa platform digital seperti Zoom mampu menjangkau sekolah-sekolah di wilayah terpencil yang sebelumnya sulit terlibat dalam kegiatan terpusat. Dengan konsep ini, tidak ada lagi batasan jarak.
“Teknologi harus memberi manfaat. Hari ini kita membuktikan bahwa mengaji bersama bisa dilakukan serentak, menyatukan anak-anak Muaro Jambi dalam satu semangat,” ujarnya.
Program Sekolah Mengaji menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.
Pelaksanaannya dirancang secara hybrid menggabungkan pembelajaran daring dan luring. Para guru berperan aktif membimbing siswa agar kemampuan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) meningkat secara bertahap dan terukur.
Kehadiran program ini diharapkan menjadi fondasi pembentukan karakter generasi muda, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan pendidikan dan religiusitas sebagai prioritas utama.
Pembukaan program ditandai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama. Lantunan ayat suci terdengar serempak, mengalun dari ruang rapat hingga ke ruang-ruang kelas di berbagai kecamatan.
Momen tersebut menjadi simbol kuat bahwa di tengah era digital, nilai-nilai keagamaan tetap hidup dan tumbuh. Sekolah Mengaji bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk mencetak generasi Muaro Jambi yang berakhlak, berilmu, dan berprestasi.(Di)




