Sean Dyche Resmi Dipecat Nottingham Forest

Pelatih Nottingham Forest Sean Dyche. (AP/Mike Egerton)
INDOSBERITA.ID.NOTTINGHAM – Nottingham Forest resmi memecat pelatih kepala Sean Dyche setelah tim gagal meraih kemenangan dalam laga kandang melawan Wolverhampton Wanderers yang berakhir tanpa gol, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut semakin memperburuk posisi Forest yang kini berada di dekat zona degradasi Liga Inggris.
Melalui pernyataan resmi klub, manajemen memastikan kerja sama dengan Dyche telah dihentikan. Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi sang pelatih selama menangani tim.
“Nottingham Forest mengonfirmasi bahwa Sean Dyche tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala. Kami berterima kasih atas dedikasinya dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan,” demikian keterangan klub.
Hasil imbang kontra Wolves yang saat ini berada di dasar klasemen membuat Forest hanya terpaut tiga poin dari zona merah. Situasi tersebut memicu kekecewaan suporter yang meluapkan protes mereka seusai pertandingan di City Ground.
Dyche sendiri mengaku memahami tekanan yang dihadapi dan menyadari keputusan akhir berada di tangan pemilik klub, Evangelos Marinakis.
“Dalam sepak bola, perubahan adalah hal yang biasa. Jika pemilik memutuskan langkah berbeda, saya harus menghormatinya,” ujar pelatih berusia 54 tahun itu.
Ia juga menegaskan hubungannya dengan manajemen tetap berjalan profesional selama masa kepemimpinannya.
Pemecatan Dyche membuat Nottingham Forest kembali harus mencari pelatih baru untuk keempat kalinya dalam satu musim. Sebelumnya, klub sempat dilatih Nuno Espirito Santo yang membawa tim lolos ke Liga Europa, sebelum mundur akibat perbedaan kebijakan transfer dengan manajemen.
Penggantinya, Ange Postecoglou, juga tidak bertahan lama sebelum akhirnya digantikan Dyche, yang kini hanya memimpin sekitar empat bulan.
Forest kini dituntut bergerak cepat karena jadwal padat telah menanti. Mereka akan menghadapi Fenerbahce di Liga Europa pada 19 Februari, kemudian menjamu Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris tiga hari berselang.




