Sawah Kerinci dan Sungai Penuh Belum Optimal, Infrastruktur Jadi Kendala

Anggota DPR RI Edi Purwanto Bersama Bupati Kerinci.
INDOSBERITA.ID.KERINCI – Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh memiliki sekitar 3.000 hektare lahan persawahan yang berpotensi besar menjadi lumbung pangan Provinsi Jambi. Namun hingga kini, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, Edi Purwanto, menilai wilayah Kerinci dan Sungai Penuh memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Sayangnya, para petani masih dihadapkan pada berbagai kendala yang menghambat produktivitas.
“Masalah utama yang dihadapi petani antara lain rusaknya saluran irigasi, alih fungsi lahan akibat bencana alam, serta kondisi akses jalan yang belum memadai,” ujar Edi.Minggu (28/12/2025).
Menurutnya, perbaikan infrastruktur menjadi kunci agar ribuan hektare lahan sawah tersebut dapat kembali digarap secara maksimal. Jika irigasi, jalan pertanian, dan sarana pendukung lainnya dibenahi, petani akan lebih mudah mengelola lahan dan meningkatkan hasil panen.
Edi berharap, dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, 3.000 hektare sawah di Kerinci dan Sungai Penuh bisa kembali produktif. Selain meningkatkan produksi beras, langkah ini juga dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan Provinsi Jambi serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
“Potensinya besar. Tinggal bagaimana kita serius memperbaiki infrastrukturnya agar petani bisa kembali mengelola sawah secara optimal,” pungkasnya.




