Rupiah Kembali ke Zona Merah Jelang Isu The Fed

Rupiah Kembali ke Zona Merah Jelang Isu The Fed

Mata uang rupiah dan dolar AS. (Antara/Fakhri Hermansyah)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Jumat (30/1/2026). Mata uang Garuda ditutup melemah di zona merah setelah kehilangan 31 poin.

Selama sesi perdagangan berlangsung, tekanan terhadap rupiah sempat lebih dalam, mencapai 45 poin. Rupiah bahkan menyentuh level Rp16.786 per dolar AS, lebih lemah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp16.755 per dolar AS.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah dipicu oleh sentimen eksternal, khususnya menjelang pengumuman calon ketua baru bank sentral AS, The Federal Reserve, oleh Presiden AS Donald Trump.

“Sejumlah laporan menyebutkan Trump akan mengajukan nama mantan Gubernur The Fed, Kevin Warsh. Pernyataan Trump kepada wartawan juga mengindikasikan bahwa Warsh menjadi kandidat terkuat,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, Kevin Warsh dikenal sebagai figur yang sejalan dengan keinginan Trump agar The Fed memangkas suku bunga secara lebih agresif. Wacana tersebut memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap independensi bank sentral AS.

Menurut Ibrahim, tekanan semakin kuat seiring dengan berulangnya desakan Trump kepada The Fed untuk menurunkan suku bunga secara signifikan. Kondisi ini turut memberikan dampak negatif terhadap pergerakan rupiah di pasar valuta asing.

Selain faktor kebijakan moneter, sentimen geopolitik global juga menambah tekanan. Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat seiring dengan kehadiran militer AS di jalur perairan strategis wilayah tersebut.

“Trump juga mendorong Iran untuk kembali bernegosiasi terkait program senjata nuklir. Situasi ini menambah ketidakpastian global dan membuat investor cenderung bersikap lebih berhati-hati,” tutup Ibrahim.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *