Kepala Perum Bulog Cabang Sungai Penuh Kerinci, Afrinaldi Sinaga, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Bulog dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga jagung di daerah.
Menurutnya, Bulog menargetkan total penyerapan jagung dari petani hingga mencapai 150 ribu ton. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan terus mengoptimalkan proses penyerapan di lapangan agar hasil panen petani dapat terserap secara maksimal.
“Penyerapan ini merupakan bentuk dukungan kami kepada petani agar hasil panennya memiliki kepastian pasar,” ujar Afrinaldi.Sabtu (14/3/2026).
Selain itu, Bulog juga telah menetapkan standar harga pembelian jagung berdasarkan kadar air. Jagung dengan kadar air maksimal 20 persen dibeli dengan harga Rp5.500 per kilogram. Sementara itu, jagung dengan kadar air maksimal 14 persen dihargai Rp6.400 per kilogram.
Afrinaldi berharap program penyerapan ini dapat memberikan kepastian harga bagi petani, sehingga mereka semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi jagung di daerah.
Melalui program tersebut, Bulog tidak hanya membantu petani dalam memasarkan hasil panen, tetapi juga berupaya menjaga ketersediaan komoditas jagung agar tetap stabil di pasaran.