PT PAL Jadi Pusat Produksi Kapal BUMN di Bawah Danantara

Kapal Republik Indonesia (KRI) dr Radjiman Wedyodiningrat 992 saat di PT PAL Surabaya, Jawa Timur. (Beritasatu.com/Agung Dharma)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) memperkuat langkah konsolidasi aset strategis dengan menetapkan PT PAL Indonesia sebagai pusat pengembangan industri perkapalan nasional. Kebijakan ini sekaligus menempatkan PT PAL sebagai tumpuan utama pemenuhan kebutuhan armada kapal bagi BUMN di bawah ekosistem Danantara.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar industrialisasi yang tengah dijalankan Danantara. Melalui konsolidasi ini, sektor maritim dipandang sebagai salah satu pilar penting dalam membangun kemandirian industri nasional.
Dalam rapat bersama Komisi VI DPR di Jakarta, Rabu (4/2/2026), Dony menjelaskan bahwa seluruh BUMN yang memiliki kebutuhan armada kapal akan diarahkan untuk memproduksi kapalnya melalui PT PAL. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas produksi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan pada galangan luar negeri.
Sejumlah BUMN dengan kebutuhan armada besar seperti Pertamina International Shipping, PELNI, dan ASDP Indonesia Ferry menjadi sasaran utama kebijakan tersebut. Dengan sentralisasi produksi di PT PAL, Danantara menargetkan peningkatan efisiensi, standardisasi, serta transfer teknologi di sektor perkapalan.
Dony menegaskan, penguatan PT PAL sebagai anchor industri perkapalan juga sejalan dengan arah kebijakan ekonomi nasional yang menempatkan industrialisasi sebagai motor pertumbuhan. Selain meningkatkan daya saing industri maritim, langkah ini dinilai mampu mendorong penciptaan lapangan kerja dan memperkuat struktur industri strategis Indonesia.
Danantara optimistis, konsolidasi ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi ketahanan industri nasional, khususnya dalam mendukung kebutuhan logistik dan transportasi laut sebagai negara kepulauan.




