Pramono Anung Gelar Open House Lebaran di Balai Kota

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) menegaskan open house ini murni sebagai ajang silaturahmi, bukan forum penyampaian aspirasi (Beritasatu.com/Andrew Tito)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno menggelar open house Idulfitri 1447 Hijriah di Balai Kota Jakarta pada Sabtu (21/3/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di momen Lebaran.
Ratusan warga tampak memadati kawasan Balai Kota sejak siang hari. Mereka datang dari berbagai latar belakang, mulai dari petugas layanan publik, pengemudi ojek online, hingga keluarga yang membawa anak-anak. Antrean pun diatur secara tertib oleh petugas agar warga dapat bersalaman dan berfoto dengan aman.
Rano Karno menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda Ramadan dan Idulfitri untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya meningkatkan citra Jakarta di tingkat global.
Sementara itu, Pramono Anung menegaskan bahwa open house ini tidak dimaksudkan sebagai forum penyampaian aspirasi. Ia memastikan warga tetap dapat menyampaikan keluhan atau usulan melalui layanan resmi Pemprov pada hari kerja.
Dalam kesempatan itu, Pramono turut mengumumkan kebijakan tarif transportasi umum sebesar Rp1 selama dua hari Lebaran. Kebijakan ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas warga yang ingin berlibur ke sejumlah destinasi di Jakarta, seperti Kebun Binatang Ragunan, Ancol, dan Monumen Nasional.
Ia juga menanggapi potensi peningkatan jumlah pendatang baru usai Lebaran yang diperkirakan mencapai 10.000 hingga 12.000 orang. Menurutnya, Pemprov tidak akan menggelar operasi yustisia, namun tetap mewajibkan pendatang memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan.
Selain itu, Pemprov Jakarta memastikan pengamanan di lokasi wisata akan diperketat selama masa libur Lebaran. Koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung agar tetap terkendali.
Acara ini turut dihadiri berbagai komunitas, termasuk mitra ojek online dan kelompok penyintas stroke yang memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan harapan kepada pemerintah. Hadir pula mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat yang menambah kehangatan suasana.
Open house ini menjadi simbol kedekatan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi yang lebih inklusif di tengah perayaan Idulfitri.




