Prabowo Dorong Reformasi Pendidikan dan Digitalisasi Sekolah

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan reformasi besar pada sektor pendidikan, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga digitalisasi pembelajaran secara nasional. (Antara/Hafidz Mubarak A)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekad pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh di sektor pendidikan nasional, mulai dari peningkatan sarana hingga pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Salah satu langkah yang dijalankan adalah penerapan sistem pembelajaran berbasis digital. Pemerintah telah menyalurkan lebih dari 288 ribu papan pintar interaktif ke berbagai sekolah, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Perangkat ini dilengkapi materi pembelajaran sesuai kurikulum, sehingga dapat membantu siswa memahami pelajaran secara lebih interaktif.
Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan sistem pengajaran terpusat guna mengatasi kesenjangan kualitas tenaga pendidik di berbagai daerah. Melalui sistem ini, guru-guru unggulan akan mengajar dari studio dan materinya dapat diakses oleh sekolah yang mengalami kekurangan guru, terutama untuk mata pelajaran tertentu.
Di sisi infrastruktur, pemerintah menargetkan renovasi besar-besaran terhadap ratusan ribu sekolah dalam lima tahun ke depan. Jumlah sekolah yang diperbaiki direncanakan terus meningkat setiap tahun sebagai bagian dari percepatan peningkatan kualitas fasilitas pendidikan.
Menurut Prabowo, langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menilai sektor pendidikan menjadi fondasi penting dalam mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah perkembangan teknologi global yang semakin pesat.




