Pengamanan Ketat Puncak Imlek Nasional di Lapangan Banteng

Pengamanan Ketat Puncak Imlek Nasional di Lapangan Banteng

Personel Satlantas Jakpus melaksanakan kamseltibcarlantas di depan Gereja Katedral dalam rangka Giat Gladi Harmoni Imlek Nusantara. Foto: Antara.

INDOSBERITA.ID JAKARTA – Pengamanan ketat disiapkan jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelang puncak perayaan Imlek Nasional yang digelar di Lapangan Banteng, Sabtu, 28 Februari 2026. Acara tersebut dijadwalkan dihadiri Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Kepala Bagian Pembinaan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menyampaikan bahwa sekitar 150 personel lalu lintas dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi kegiatan. Selain itu, dukungan dari satuan kewilayahan juga disiagakan dengan total kekuatan pengamanan mencapai sekitar 600 personel.

Petugas akan melakukan pengaturan arus serta rekayasa lalu lintas secara situasional guna mencegah kepadatan, terutama menjelang dan setelah acara utama berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menggunakan transportasi umum guna mengurangi potensi kemacetan di pusat kota.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia bersama aparat telah menyiapkan sejumlah titik parkir di area sekitar, seperti kompleks perkantoran kementerian dan gedung perkantoran lainnya di sekitar Lapangan Banteng. Total kapasitas parkir yang tersedia diperkirakan mampu menampung sekitar 1.000 kendaraan.

Adapun akses masuk pengunjung difokuskan melalui sisi barat dan timur Lapangan Banteng guna mengatur pergerakan massa secara lebih tertib.

Festival bertajuk “Imlek Festival 2577 – Harmoni Imlek Nusantara” ini berlangsung sejak 17 Februari hingga 3 Maret 2026. Mengusung semangat keberagaman, perayaan tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan dan diharapkan menjadi momentum mempererat toleransi antarumat beragama.

Beragam kegiatan turut meramaikan festival, mulai dari festival lentera, bazar kuliner, pameran seni dan budaya, hingga layanan cek kesehatan gratis. Pada puncak acara, pengunjung akan disuguhkan pertunjukan barongsai dan liong massal, penampilan musik serta tari tradisional, hingga kolaborasi seniman nasional sebagai simbol persatuan dan harmoni bangsa.(Zr)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *