Pencarian WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah Diperpanjang

Pencarian WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah Diperpanjang

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap satu WN Spanyol korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Beritasatu.com/Albertus Pepi Kurniawan)

INDOSBERITA.ID.LABUAN BAJO – Operasi pencarian terhadap satu warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang hilang akibat tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi diperpanjang. Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian hingga Jumat, 9 Januari 2026.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator, mengatakan perpanjangan operasi dilakukan setelah adanya perkembangan hasil pencarian serta permintaan resmi dari Kedutaan Besar Spanyol.
“Operasi SAR diperpanjang selama dua hari, yakni tanggal 8 hingga 9 Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah ditemukannya korban ketiga pada 6 Januari 2026 dan adanya surat permohonan perpanjangan dari Kedubes Spanyol,” ujar Fathur, Rabu (7/1/2026).
Memasuki hari ke-13 pencarian, tim SAR Gabungan mulai beroperasi sejak pukul 06.30 Wita. Fokus utama diarahkan ke titik penemuan bangkai KM Putri Sakinah serta perairan sekitarnya yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan korban.
Sebanyak 168 personel dari berbagai unsur dikerahkan dalam operasi ini, meliputi Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai Taman Nasional Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat, komunitas penyelam Labuan Bajo, serta unsur terkait lainnya. Selain itu, 18 alutsista utama digunakan untuk menyisir perairan dan pulau-pulau di sekitar Labuan Bajo.
Selain melakukan penyisiran permukaan dan penyelaman, tim dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolair) Polda NTT juga memanfaatkan teknologi bawah laut. Peralatan berupa remotely operated vehicle (ROV) dan sonar diturunkan untuk membantu pendeteksian di dasar perairan.
Upaya pencarian diperkuat dengan penggunaan multibeam sonar milik Institut Teknologi Bandung (ITB) serta Distrik Navigasi Kupang. Area penyisiran difokuskan di perairan sekitar Pulau Padar. Meski demikian, hingga saat ini korban terakhir masih belum ditemukan.
Fathur menambahkan, Kedutaan Besar Spanyol telah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Basarnas serta seluruh tim SAR Gabungan atas dedikasi, kerja keras, dan upaya maksimal yang telah dilakukan selama proses pencarian.
Sebagai informasi, KM Putri Sakinah tenggelam pada 26 Desember 2025. Dalam insiden tersebut, empat warga negara Spanyol dinyatakan hilang. Hingga kini, tiga korban telah berhasil ditemukan, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian intensif.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *