Pemprov DKI Genjot Pasar Murah untuk Tekan Inflasi Jelang HBKN

Pemprov DKI Genjot Pasar Murah untuk Tekan Inflasi Jelang HBKN

Kondisi di Pasar Tradisional,Photo Sindonews

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengintensifkan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Salah satu upaya utama yang diandalkan adalah penyelenggaraan program pasar murah bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah dilaksanakan secara kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“Pasar murah menjadi salah satu instrumen yang dijalankan secara terpadu bersama rangkaian program pengendalian inflasi lainnya oleh TPID,” ujar Ratu saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Ia mengungkapkan bahwa kenaikan harga pangan kerap terjadi pada momen HBKN dan cenderung berulang setiap tahun, sehingga membentuk pola siklus. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga, TPID bersama Dinas PPKUKM DKI Jakarta rutin menggelar pasar murah, khususnya menjelang dua momen besar keagamaan, yakni Ramadhan serta Natal dan Tahun Baru.

“Program pasar murah secara rutin digelar setiap tahun, umumnya dua kali menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, pasar murah melibatkan berbagai pihak, mulai dari lembaga pemerintah, BUMN dan BUMD, pelaku usaha swasta, hingga UMKM binaan. Sejumlah BUMD pangan seperti PT Food Station, PD Dharma Jaya, serta Bulog turut ambil bagian untuk menjamin ketersediaan komoditas utama dengan harga terjangkau.

Meski demikian, Ratu menyebutkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jadwal pelaksanaan pasar murah menjelang Ramadhan tahun ini.

Selain program pasar murah, Pemprov DKI Jakarta juga menjalankan strategi lain untuk mengendalikan inflasi, di antaranya melalui penyediaan pangan bersubsidi serta penerapan kebijakan pengaturan distribusi bahan pokok, guna memastikan pasokan tetap aman dan merata di seluruh wilayah Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *