Pemerintah Perkuat Yetetkun, Perbatasan Papua Disiapkan Jadi Pusat Pelayanan Publik

Sekretaris BNPP Komjen Makhruzi Rahman mengunjungi PLBN Yetetkun, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. (Istimewa)
INDOSBERITA.ID BOVEN DIGOEL — Pemerintah pusat menegaskan komitmennya memperkuat kawasan perbatasan dengan fokus pada pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Selain berfungsi sebagai pintu resmi perlintasan Indonesia–Papua Nugini (PNG), PLBN ini diupayakan menjadi pusat layanan masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah terdepan.
Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Komjen Makhruzi Rahman, meninjau langsung PLBN Yetetkun dan berdialog dengan petugas serta warga. Ia menekankan bahwa PLBN bukan sekadar pos administratif, tetapi simbol hadirnya negara di garis perbatasan.
Meski berstatus tipe C, PLBN Yetetkun dianggap potensial untuk ditingkatkan. Pertumbuhan aktivitas lintas batas dan kebutuhan layanan masyarakat menjadi alasan utama pengembangan bertahap.
Akses jalan menuju PLBN menjadi perhatian serius. Jalur yang sebagian besar berbatu dan rawan longsor menyulitkan mobilitas warga dan distribusi logistik. BNPP mendorong perbaikan infrastruktur agar pelayanan perbatasan berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Selain fasilitas perbatasan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan PLBN. Layanan ini ditujukan untuk ibu hamil, anak stunting, dan kelompok rentan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan aspirasi terkait rumah layak huni, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah.
Dari sisi keamanan, aparat kepolisian menyoroti tantangan pengawasan yang kian kompleks, termasuk keterbatasan pasokan BBM dan munculnya pola perdagangan ilegal lintas negara, seperti barter narkotika dengan bahan pangan.
Melalui penguatan PLBN Yetetkun dan koordinasi lintas instansi, pemerintah menargetkan wilayah perbatasan tidak hanya aman, tetapi juga tumbuh sebagai pusat pelayanan publik dan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat setempat.




