Pemerintah Percepat Pembangunan Jembatan di Lokasi Bencana

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dody Hanggodo,photo Metrotvnews
INDOSBERITA.ID,JAKARTA – Pemerintah memastikan akses transportasi di sejumlah wilayah terdampak bencana tetap terjaga. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan bahwa jalan dan jembatan nasional di beberapa titik kini sudah dapat dilalui secara fungsional, meski masih bersifat sementara.
Untuk menjamin kelancaran distribusi logistik dan aktivitas masyarakat, pemerintah berkomitmen meningkatkan jembatan darurat tersebut menjadi jembatan permanen. Langkah ini dinilai krusial mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama mitra kerja pascabencana, pemerintah memaparkan bahwa lonjakan kebutuhan pokok turut memicu meningkatnya lalu lintas angkutan logistik bermuatan besar. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko pada jembatan darurat yang memiliki keterbatasan daya dukung.
Guna mengantisipasi kerusakan sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan, Kementerian PU memutuskan mempercepat pembangunan jembatan permanen di lokasi-lokasi bencana, meskipun masa tanggap darurat masih berlangsung.
Dody menjelaskan, jembatan darurat yang saat ini terpasang hanya dirancang untuk menahan beban terbatas. Oleh sebab itu, pengawasan dilakukan secara ketat dan berkelanjutan. Setiap pekan, kepala balai diwajibkan memeriksa kondisi struktur jembatan dan mengambil langkah penutupan sementara jika ditemukan potensi bahaya.
“Jembatan darurat itu kapasitasnya maksimal hanya sekitar 10 sampai 20 ton, tidak bisa dilewati kendaraan yang lebih berat. Karena itu, pembangunan jembatan permanen sudah mulai kita kerjakan meskipun masih dalam fase tanggap darurat,” ujar Dody Hanggodo, dikutip dari Satu Hati untuk Sumatra, Metro TV, Rabu, 28 Januari 2026.(Zr)




