PAD Merangin Capai Rp40 Miliar, Bupati Minta OPD Tak Cepat Puas Diri

PAD Merangin Capai Rp40 Miliar, Bupati Minta OPD Tak Cepat Puas Diri
INDOSBERITA.ID.MERANGIN – Bupati Merangin, M. Syukur, memimpin rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I tahun 2026 yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati, Senin (13/04/2026). Dalam rapat tersebut, realisasi PAD daerah tercatat mencapai 28,16 persen atau sekitar Rp40 miliar.
Capaian tersebut dinilai masih cukup stabil, namun Bupati menegaskan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak terlena dengan angka yang ada. Ia meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja OPD, terutama bagi yang masih belum mencapai target dan mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Menurutnya, pengalaman tahun sebelumnya harus menjadi pelajaran penting agar pola kerja tidak menumpuk di akhir tahun.
“Pengalaman 2025 harus jadi pembelajaran. Jangan sampai awal tahun terlalu santai, lalu di akhir tahun kita terburu-buru mengejar target. Saya minta kepala dinas lebih aktif dan mencari langkah konkret supaya target triwulan bisa tercapai, minimal 30 persen,” ujar M. Syukur.
Dalam rapat tersebut, Bupati juga menyoroti sejumlah OPD yang mengalami penurunan kinerja dalam kontribusi PAD. Ia meminta setiap perangkat daerah melakukan evaluasi internal untuk mengetahui kendala yang terjadi di lapangan, sekaligus memperbaiki strategi peningkatan pendapatan.
Selain evaluasi kinerja, M. Syukur menekankan pentingnya inovasi dalam menggali potensi PAD baru. Ia mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah yang selama ini belum dikelola secara maksimal, seperti lahan kebun dan area parkir.
“Pemanfaatan aset daerah harus lebih serius. Kebun yang belum produktif bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga agar memberikan pemasukan bagi daerah. Sistem parkir juga harus dibenahi agar lebih tertib dan tidak ada kebocoran pendapatan,” tegasnya.
Meski memberikan sejumlah catatan, Bupati tetap mengapresiasi langkah dan terobosan beberapa OPD yang telah menunjukkan upaya perbaikan. Namun ia menegaskan agar seluruh sektor terus melakukan pemetaan masalah secara detail dan menghadirkan inovasi yang lebih konkret demi peningkatan PAD Merangin ke depan.




