NATO Setujui iPhone dan iPad untuk Data Level Restricted

iPhone 16 Pro Max. (Dok Apple/Istimewa)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Aliansi pertahanan North Atlantic Treaty Organization (NATO) resmi menyatakan perangkat iPhone dan iPad memenuhi standar keamanan untuk menangani informasi dengan klasifikasi “NATO Restricted”. Keputusan ini menandai pengakuan penting terhadap sistem keamanan bawaan perangkat produksi Apple Inc..
Dalam pernyataan resminya, Apple mengungkapkan bahwa iPhone dan iPad kini masuk dalam daftar perangkat yang diperbolehkan digunakan dalam operasional internal NATO untuk tingkat kerahasiaan tertentu. Persetujuan tersebut diberikan tanpa memerlukan tambahan perangkat lunak khusus, konfigurasi rumit, maupun modul keamanan eksternal.
Status “NATO Restricted” memang merupakan level terendah dalam struktur klasifikasi informasi NATO. Namun, data pada tingkat ini tetap tergolong sensitif karena berpotensi menimbulkan dampak merugikan apabila tersebar ke publik. Pengakuan terhadap perangkat konsumen seperti ponsel dan tablet tanpa modifikasi khusus dinilai sebagai langkah baru dalam kebijakan keamanan aliansi tersebut.
NATO menilai sistem perlindungan yang tertanam pada perangkat Apple—mulai dari integrasi perangkat keras, sistem operasi, hingga teknologi chip Apple silicon—telah memenuhi standar untuk pengelolaan data sensitif pada level tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa arsitektur keamanan perangkat komersial kini semakin matang dan dipercaya dalam lingkungan institusi pertahanan.
Meski begitu, Apple menegaskan bahwa sertifikasi tersebut tidak berlaku untuk klasifikasi yang lebih tinggi seperti confidential atau secret. Dengan demikian, penggunaan iPhone dan iPad tetap dibatasi hanya untuk penanganan data hingga tingkat NATO Restricted.




