Mengenal Tujuh Putra-Putri Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi kaligrafi nama Nabi Muhammad SAW. (Pixabay/ @dagasansener)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Nabi Muhammad SAW tidak hanya dikenal sebagai rasul terakhir pembawa risalah Islam, tetapi juga sebagai sosok ayah yang penuh kasih sayang terhadap keluarganya. Sepanjang hidupnya, Rasulullah SAW dikaruniai tujuh orang anak oleh Allah SWT, yang berasal dari dua istri beliau, yakni Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid dan Ummul Mukminin Mariyah Al Qibthiyah.
Dari pernikahannya dengan Khadijah, istri pertama yang setia mendampingi perjuangan dakwah Islam, Rasulullah SAW memperoleh enam orang anak, terdiri dari dua putra dan empat putri. Sementara dari Mariyah Al Qibthiyah, beliau dikaruniai seorang putra.
Tujuh Anak Rasulullah SAW
Anak pertama Rasulullah SAW adalah Al Qasim, putra sulung dari Khadijah. Al Qasim lahir sebelum masa kenabian, namun wafat dalam usia sangat muda. Dari nama putranya inilah Rasulullah SAW dikenal dengan panggilan Abu Qasim, yang berarti “ayahnya Qasim”.
Putri kedua beliau adalah Zainab binti Muhammad. Zainab menikah dengan Abu Al Ash bin Ar Rabi dan dikaruniai dua orang anak, Ali dan Umamah. Zainab wafat pada tahun 8 Hijriah.
Selanjutnya adalah Ruqayyah binti Muhammad, putri ketiga Rasulullah SAW. Ruqayyah menikah dengan sahabat mulia Utsman bin Affan dan memiliki seorang putra bernama Abdullah. Ia wafat bertepatan dengan Perang Badar, saat Rasulullah SAW sedang berada di medan jihad.
Putri keempat Rasulullah SAW ialah Ummu Kultsum. Ia sempat menikah dengan Utbah bin Abu Lahab, namun pernikahan tersebut berakhir sebelum terjadi hubungan suami istri. Setelah Ruqayyah wafat, Ummu Kultsum kemudian dinikahkan dengan Utsman bin Affan. Ia meninggal dunia pada tahun ke-9 Hijriah.
Putri kelima sekaligus yang paling dikenal adalah Fatimah Az Zahra, putri kesayangan Rasulullah SAW. Fatimah lahir lima tahun sebelum turunnya wahyu pertama. Ia menikah dengan Ali bin Abi Thalib dan dikaruniai lima orang anak, yaitu Hasan, Husain, Zainab, Ummu Kultsum, dan Muhassin.
Putra keenam Rasulullah SAW adalah Abdullah, yang juga dikenal dengan julukan Ath-Thayyib dan Ath-Thahir. Abdullah lahir setelah Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rasul, namun wafat saat masih kecil.
Anak bungsu Rasulullah SAW adalah Ibrahim, putra dari Mariyah Al Qibthiyah. Ibrahim wafat dalam usia sekitar 17 atau 18 bulan, meninggalkan kesedihan mendalam bagi Rasulullah SAW, namun beliau tetap menunjukkan keteguhan iman dan ketundukan kepada takdir Allah.
Kisah tujuh anak Rasulullah SAW ini menjadi bagian penting dari sejarah Islam yang sarat dengan pelajaran tentang kesabaran, kasih sayang, dan keteladanan dalam keluarga. Semoga mengenal mereka semakin menumbuhkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.




