Mayat Pria Ditemukan di Gumuk Pasir Parangtritis Bantul

Mayat Pria Ditemukan di Gumuk Pasir Parangtritis Bantul

Petugas kepolisian bersama tim SAR Parangtritis dan tenaga medis Puskesmas Kretek melakukan olah TKP penemuan mayat di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Kretek, Bantul, Rabu 28 Januari 2026. (Beritasatu.com/Joko Pramono)

INDOSBERITA.ID.BANTUL – Warga di kawasan pesisir selatan Kabupaten Bantul digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria di area Gumuk Pasir Parangtritis, Kecamatan Kretek, pada Rabu (28/1/2026) siang. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di semak-semak, dengan sejumlah luka yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan.

Petugas gabungan dari Polres Bantul, Polda DIY, tim SAR Parangtritis, serta tenaga medis dari Puskesmas Kretek segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara.

Korban diketahui berinisial HM (69), warga Teluk Betung, Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan luka robek di bagian pelipis kanan, luka di kepala, serta lebam di leher yang menyerupai bekas jeratan.

Suranto, anggota tim SAR Parangtritis, mengatakan korban diperkirakan meninggal sekitar dua jam sebelum jasadnya ditemukan.

“Korban laki-laki. Ada luka robek di pelipis kanan, luka di kepala, serta lebam di leher yang mirip bekas jeratan,” ujarnya.

Kasus ini kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polsek Kretek. Polisi mulai mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kapolsek Kretek AKP Joko Mulyono menyebut pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya unsur penganiayaan, termasuk menelusuri apakah ada barang milik korban yang hilang.

“Bukti-bukti masih kami kumpulkan untuk mengetahui penyebab kematian dan kemungkinan keterlibatan pelaku,” jelasnya.

Informasi awal menyebutkan jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di sekitar Gumuk Pasir. Saat ditemukan, korban mengenakan celana hitam dan kaus putih.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, jenazah HM telah dibawa ke RS Bhayangkara guna dilakukan autopsi dan pendalaman medis.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *