Masjid Nurul Ashri Sediakan Penitipan Anak Saat Tarawih

Penitipan anak di Masjid Nurul Ashri Sleman. (Beritasatu.com/Olena Wibisana)
INDOSBERITA.ID.SLEMAN – Masjid Nurul Ashri yang berlokasi di Deresan, Depok, Sleman, Yogyakarta, menghadirkan layanan penitipan anak selama pelaksanaan salat tarawih Ramadan 1447 Hijriah. Program ini ditujukan untuk membantu para orang tua agar dapat beribadah dengan lebih khusyuk tanpa khawatir terhadap anak-anak mereka.
Di area kompleks masjid, sejumlah anak terlihat bermain di ruang khusus yang telah disiapkan. Layanan ini merupakan hasil kolaborasi pengurus masjid dengan Pesantren Sahabatqu yang meminjamkan sebagian ruangnya sebagai tempat penitipan sementara selama bulan Ramadan.
Anak-anak yang dititipkan difasilitasi dengan berbagai permainan. Para relawan perempuan, sebagian di antaranya santriwati, bertugas mendampingi dan memastikan keamanan anak-anak selama orang tua menjalankan salat tarawih.
Koordinator Program Masjid Baitul-Mal Nurul Ashri Deresan, Sunyoto, menjelaskan gagasan ini muncul dari pengalaman sebelumnya ketika ada anak jemaah yang menangis mencari orang tuanya saat salat berlangsung.
“Dulu pernah ada anak jemaah menangis keras karena orang tuanya masih tarawih. Dari situ muncul ide membuat penitipan anak yang lebih layak. Sekarang kami lengkapi dengan fasilitas permainan agar anak-anak betah,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Program ini telah berjalan selama tiga tahun. Setiap malam tarawih, rata-rata dua hingga lima anak memanfaatkan layanan tersebut. Pengurus menegaskan fasilitas ini bersifat opsional dan tidak memaksa orang tua untuk berpisah dengan anak jika ingin tetap membawa mereka ke dalam masjid.
Salah satu jemaah, Amatullah, mengaku terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Menurutnya, layanan penitipan gratis itu membuat ibadah terasa lebih tenang dan nyaman.
Sementara itu, relawan bernama Reza menyebut setiap malam terdapat empat hingga lima petugas yang berjaga. Para relawan merupakan santriwati yang sedang berhalangan salat sehingga tetap bisa berkontribusi selama Ramadan.
“Ini bagian dari program asrama agar tetap bermanfaat bagi masyarakat. Alhamdulillah sejauh ini anak-anak terkendali dan orang tua juga sudah diberi pengertian sebelumnya,” katanya.
Ke depan, pengurus masjid berencana mengembangkan konsep masjid ramah anak dengan menghadirkan pojok bermain permanen. Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya dimanfaatkan saat Ramadan, tetapi juga pada kegiatan ibadah lainnya sepanjang tahun.




