Maesyal Rasyid Ingatkan ASN Terbuka Terhadap Kritik

Maesyal Rasyid Ingatkan ASN Terbuka Terhadap Kritik

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid. (Beritasatu.com/Wawan Kurniawan)

INDOSBERITA.ID.TANGERANG – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang agar tidak bersikap defensif atau antikritik terhadap masukan masyarakat, termasuk kritik yang disampaikan melalui media sosial. Ia menekankan bahwa kritik publik merupakan bagian dari evaluasi pelayanan pemerintah.

Maesyal menuturkan, berbagai layanan publik, khususnya administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, saat ini telah dilimpahkan ke tingkat kecamatan untuk mempermudah akses masyarakat. Namun, apabila masih muncul keluhan atau ketidakpuasan, ASN diminta untuk merespons secara bijak dan memberikan penjelasan yang tepat.

“Fokus saja menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat. Jika ada kritik atau masukan, tanggapi dengan baik dan jelaskan secara benar. Itu bagian dari proses perbaikan pelayanan,” kata Maesyal saat memberikan arahan, Selasa (6/1/2026).

Ia mengakui bahwa tugas sebagai pelayan publik tidak selalu mudah dan kerap dihadapkan pada beragam tuntutan masyarakat. Meski demikian, ASN dituntut untuk tetap profesional, berintegritas, dan bekerja sesuai aturan serta norma yang berlaku.

Menurut Maesyal, sumpah jabatan yang diemban ASN mengandung tanggung jawab besar untuk mengutamakan kepentingan umum. Karena itu, setiap aparatur wajib menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

“Kita sudah bersumpah untuk melayani masyarakat. Amanah itu memang berat, tetapi harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain itu, Maesyal juga meminta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat koordinasi internal. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang efektif di lingkungan birokrasi, baik dari pimpinan ke bawahan maupun sebaliknya.
“Pemerintahan daerah adalah organisasi pelayanan publik yang terstruktur. Semua harus berjalan terkoordinasi, tidak boleh bergerak sendiri-sendiri, dan setiap kebijakan harus dilaporkan sesuai mekanisme,” tutup Maesyal.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *