Lima Agama Terbesar di Dunia pada 2020, Ini Datanya

Lima Agama Terbesar di Dunia pada 2020, Ini Datanya

Ilustrasi: Freepik

INDOSBERITA.ID JAKARTA – Komposisi agama global terus mengalami perubahan seiring dinamika demografi, migrasi, dan pergeseran identitas keagamaan di berbagai negara. Jika di Indonesia agama menjadi fondasi penting kehidupan berbangsa sebagaimana tercermin dalam sila pertama Pancasila, peta keagamaan dunia menunjukkan gambaran yang lebih beragam dan dinamis.

Laporan terbaru dari Pew Research Center mengungkapkan bahwa pada 2020 terdapat lima kelompok agama dan kepercayaan terbesar di dunia dengan jumlah penganut mencapai miliaran orang. Data tersebut dihimpun dari lebih 2.700 sensus dan survei di berbagai negara untuk memetakan lanskap keagamaan global secara komprehensif.

Berikut lima kelompok terbesar berdasarkan estimasi jumlah penganut pada 2020:

1. Kristen

Kristen menjadi kelompok agama terbesar di dunia dengan jumlah penganut sekitar 2,3 miliar orang. Dibandingkan 2010, jumlah ini bertambah lebih dari 120 juta jiwa. Penganut Kristen tersebar luas di Eropa, Amerika, Afrika Sub-Sahara, hingga Asia-Pasifik. Agama ini mencakup berbagai denominasi seperti Katolik, Protestan, Ortodoks, dan gereja independen lainnya.

2. Islam

Islam menempati posisi kedua dengan sekitar 2 miliar penganut. Dalam periode 2010–2020, Islam mencatat pertumbuhan absolut terbesar, yakni bertambah sekitar 346 juta jiwa. Pertumbuhan ini dipengaruhi struktur usia yang relatif muda di banyak negara mayoritas Muslim, terutama di Asia Selatan, Asia Tenggara, Timur Tengah, serta Afrika.

3. Tidak Berafiliasi Agama

Kelompok yang tidak berafiliasi dengan agama tertentu berada di posisi ketiga dengan jumlah sekitar 1,9 miliar orang. Kategori ini meliputi ateis, agnostik, maupun individu yang menyatakan tidak terikat pada agama tertentu. Meski demikian, sebagian dari mereka tetap menjalankan tradisi spiritual atau budaya tanpa identitas agama formal.

4. Hindu

Hindu memiliki sekitar 1,2 miliar penganut pada 2020, bertambah lebih dari 126 juta jiwa dibandingkan satu dekade sebelumnya. Mayoritas penganutnya berada di Asia Selatan, khususnya India dan Nepal, meskipun komunitas Hindu juga berkembang di berbagai negara akibat migrasi global.

5. Buddha

Buddha berada di peringkat kelima dengan sekitar 300 juta penganut. Berbeda dengan kelompok lain, jumlah penganut Buddha justru mengalami penurunan sekitar 18 juta jiwa dalam satu dekade terakhir. Penganutnya banyak terkonsentrasi di Asia Timur dan Asia Tenggara.

Laporan ini menunjukkan bahwa perubahan jumlah penganut agama di dunia tidak hanya dipengaruhi faktor keyakinan, tetapi juga dinamika sosial, ekonomi, dan demografi. Lanskap keagamaan global pun diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa dekade mendatang.(Zr)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *