Lebih dari 1.600 Petugas Ikuti Diklat PPIH 2026

Sebanyak 1.636 petugas haji menghadiri diklat PPIH Arab Saudi 2026 yang diselenggarakan oleh Kemenhaj di Gedung Serbaguna 2, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Minggu, 11 Januari 2025. (Beritasatu.com/Juan Ardya Guardiola)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk tahun 1447 H/2026 M.
Kegiatan pelatihan ini berjalan dengan lancar serta di harapkan bisa memberikan pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia secara maksimal.
Pembukaan diklat berlangsung di Gedung Serbaguna 2, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Minggu (11/1/2026). Hadir langsung Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, didampingi Wakil Menteri Dahnil Anzar Simanjuntak dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid.
Tahun ini, lebih dari 1.636 petugas PPIH siap diterjunkan ke Arab Saudi. Mereka akan bertugas dalam sembilan bidang, mulai dari pelayanan jemaah, kesehatan, transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga perlindungan dan pengamanan selama berada di Tanah Suci.
Diklat dijadwalkan berlangsung hampir tiga pekan, dari 10–30 Januari 2026, dengan lokasi utama di Asrama Haji Pondok Gede dan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Ketua Panitia PPIH Arab Saudi 2026, Puji Raharjo, menekankan bahwa materi diklat dirancang menyeluruh untuk membekali petugas sebelum bertugas. “Pelatihan mencakup baris-berbaris, latihan fisik, pembekalan bahasa Arab, serta materi teknis dan manasik ibadah haji. Peserta juga belajar koordinasi lintas sektor dan tata kelola pelayanan jemaah,” ujar Puji.
Kemenhaj berharap pelatihan ini bisa meningkatkan kompetensi teknis, administratif, dan manajerial para petugas. Selain itu, diklat juga bertujuan menyamakan persepsi dalam pelayanan haji, memperkuat komunikasi antarpetugas, dan mempersiapkan mereka menghadapi berbagai dinamika di lapangan, mulai dari operasional di Arab Saudi hingga proses persiapan dan pemulangan jemaah ke Indonesia.
Dengan diklat ini, Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman haji yang aman, nyaman, dan terorganisir bagi seluruh jemaah Indonesia.




