Lahan Warga Palopo Dirampas, Tanaman Diratakan Alat Berat

Lahan Warga Palopo Dirampas, Tanaman Diratakan Alat Berat

Warga di Lingkungan Marobo, Kelurahan Salu Battang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dibuat geram setelah lahan perkebunan milik mereka diduga diserobot oleh orang tak dikenal. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (15/11/2025) ketika sejumlah alat berat mulai menggusur lahan tanpa izin pemiliknya

INDOSBERITA.ID.SULSEL – Warga Marobo, Kelurahan Salu Battang, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dibuat geram setelah lahan perkebunan mereka diserobot orang tak dikenal pada Sabtu (15/11/2025). Dua unit ekskavator dan satu dozer meratakan tanaman kakao, pepohonan, dan rumpun sagu di atas lahan lebih dari dua hektar.

Menurut warga, Ahmad, aksi sepihak itu memicu ketegangan dengan operator alat berat. “Situasi nyaris berujung pemukulan, tapi berhasil dilerai warga lain,” ujarnya. Warga pun memasang spanduk penolakan dan mencoba mencari orang yang memerintahkan penggusuran, namun orang tersebut kabur sebelum ditemui.

Pemilik lahan, Supardi, menegaskan lahan tersebut bersertifikat dan merupakan peninggalan orang tuanya. “Ini lahan bersertifikat, bukan tanah datu. Semua tanaman seperti cokelat, pisang, dan sagu sudah dirusak,” kata Supardi.

Ia menambahkan pihak yang datang awalnya mengaku ingin membangun pondok sementara, namun permintaan itu ditolak karena tanah sudah bersertifikat. Lahan yang dirusak total luasnya 9.600 meter persegi, ditambah tanah tambahan yang dibeli dari almarhum Andi Ullah seluas satu setengah hektar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *