Kolak Jumbo Mangga Besar Ludes Diserbu Pemburu Takjil

Penjual takjil di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Foto: Primetime News Metro TV.
INDOSBERITA.ID JAKARTA – Ramadan menghadirkan cerita manis dari kawasan Mangga Besar. Sebuah lapak takjil mendadak jadi magnet warga berkat sajian kolak dalam panci-panci raksasa yang berjejer di tepi jalan. Pemandangan tak biasa ini langsung mencuri perhatian para pemburu menu berbuka.
Aroma santan dan gula merah yang menguar sejak siang hari sukses menggoda pejalan kaki. Aneka kolak tersaji lengkap, mulai dari pisang, ubi, labu kuning, biji salak, hingga pacar cina. Setiap panci berukuran besar itu terus diserbu pembeli yang rela mengantre panjang demi seporsi takjil favorit.
Tri, sang penjual, mengungkapkan dalam sehari ia bisa menyiapkan sekitar 400 porsi kolak. Tak tanggung-tanggung, bahan yang digunakan pun dalam jumlah besar—ubi hingga 100 kilogram dan singkong sekitar 70 kilogram per hari. Menurutnya, dagangan hampir selalu habis sebelum azan Magrib berkumandang.
Keunikan konsep dan porsi yang melimpah menjadi daya tarik utama. Terlebih, lapak ini hanya hadir setahun sekali selama bulan Ramadan, membuat pelanggan tak ingin melewatkan kesempatan.
Salah satu pembeli, Aca, mengaku sudah menjadi pelanggan sejak 2012. Ia menilai rasa kolaknya konsisten dan harganya ramah di kantong. Dengan Rp20 ribu per porsi, kolak tersebut cukup dinikmati hingga tiga orang.
Fenomena kolak jumbo ini menambah semarak tradisi ngabuburit warga Jakarta. Bagi yang ingin mencicipi sensasi manisnya, bersiaplah datang lebih awal—sebab menjelang sore, antrean mengular dan panci-panci besar itu perlahan kosong satu per satu.(Zr)




