Kemenhut Ambil Alih Bandung Zoo, Satwa Jadi Fokus Utama Selama Transisi

Kemenhut Ambil Alih Bandung Zoo, Satwa Jadi Fokus Utama Selama Transisi

Situasi di area Kebun Binatang Bandung saat dilakukan pengamanan aset oleh Pemerintah Kota Bandung di Kota Bandung. Foto: Antara.

INDOSBERITA.ID JAKARTA — Pemerintah resmi mengambil alih pengelolaan Kebun Binatang Bandung setelah menghentikan izin operasional Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT). Keputusan ini diambil untuk memastikan perlindungan satwa tetap menjadi prioritas, sekaligus memperbaiki tata kelola lembaga konservasi.

Direktur Jenderal KSDAE Kemenhut, Satyawan Pudiyatmoko, menyatakan langkah ini merupakan bentuk intervensi negara agar perawatan hewan tidak terganggu akibat persoalan administratif pengelola sebelumnya. “Kesejahteraan satwa harus tetap diutamakan, tanpa kompromi,” ujarnya.

Selama masa transisi maksimal tiga bulan ke depan, Kemenhut akan menangani seluruh koleksi satwa secara langsung, mulai dari perawatan, pemberian pakan, hingga layanan kesehatan. Langkah ini bertujuan memastikan hewan-hewan di kebun binatang tetap terawat dengan standar konservasi yang memadai.

Pemerintah juga menegaskan pengamanan kawasan dan aset Kebun Binatang Bandung yang tercatat sebagai Barang Milik Daerah (BMD). Penertiban ini dilakukan bersamaan dengan berakhirnya aktivitas YMT di lokasi tersebut.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan bahwa kebun binatang merupakan milik Pemkot Bandung dan memiliki fungsi ganda sebagai ruang terbuka hijau sekaligus area konservasi satwa. “Kami pastikan proses peralihan pengelolaan berlangsung tertib, tidak mengganggu kondisi satwa,” kata Farhan.

Koordinasi dilakukan secara terpadu antara pemerintah pusat, Provinsi Jawa Barat, dan Pemkot Bandung. Farhan menegaskan, perlindungan satwa menjadi tanggung jawab bersama, di mana kewenangan teknis berada pada Kemenhut, sementara pemerintah daerah menyediakan dukungan fasilitas dan pengawasan selama masa penataan.

Langkah ini menandai babak baru bagi Kebun Binatang Bandung, dengan fokus utama pada kesejahteraan satwa dan transparansi pengelolaan. Pemerintah berkomitmen memastikan satwa tetap terlindungi hingga pengelola baru yang memenuhi standar konservasi ditunjuk.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *