Kalimantan Diguncang Gempa, Zona Baru Terdeteksi

Kalimantan Diguncang Gempa, Zona Baru Terdeteksi

Ilustrasi gempa bumi (Freepik.com/Freepik)

INDOSBERITA.ID.KALIMANTAN – Gempa magnitudo 7,2 yang mengguncang Kalimantan pada Minggu (22/2/2026) membuka kemungkinan adanya struktur geologi baru yang selama ini belum terpetakan. Temuan ini berpotensi mengubah peta kerawanan seismik dan menjadi dasar penguatan mitigasi bencana.

Pelaksana tugas Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memastikan sumber gempa. “Kesimpulan cepat tidak mungkin dengan data terbatas. Penelitian lapangan dan pemetaan sesar tersembunyi harus terus dilakukan,” ujar Rahmat, Senin (23/2/2026).

Rahmat menekankan bahwa fenomena gempa jauh dari zona tumbukan utama bukan hal yang aneh. Sebagai perbandingan, gempa dalam di Pulau Jawa dapat muncul ratusan kilometer dari batas subduksi. Ia menekankan bahwa potensi gempa di zona baru perlu dicermati demi keselamatan masyarakat.

BMKG sebelumnya menyebut gempa di Kalimantan Utara dipicu aktivitas deformasi di Lempeng Laut Filipina dengan mekanisme sesar geser naik (oblique thrust fault), termasuk gempa dalam. Penemuan titik gempa baru ini mendorong komunitas ilmiah untuk mempercepat pemetaan dan kajian mitigasi di wilayah yang selama ini dianggap relatif stabil.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *