Para pembeli tampak memadati toko untuk mencari berbagai kebutuhan seperti baju muslim, gamis, koko, hingga perlengkapan ibadah yang biasa digunakan selama bulan puasa dan menyambut Hari Raya Idulfitri.
Salah seorang pedagang pakaian, Dinal, mengaku mengalami peningkatan omzet yang cukup signifikan dibanding hari-hari biasa. Menurutnya, lonjakan pembeli sudah mulai terasa sejak satu minggu terakhir.
“Peningkatan jumlah pembeli sudah terjadi sejak satu minggu yang lalu. Kalau hari normal, pendapatan hanya sekitar Rp2 juta per hari. Sekarang bisa mencapai Rp15 juta per hari,” ujar Dani.Selasa (17/2/2026).
Ia menambahkan, kenaikan omzet tersebut bahkan bisa mencapai 100 persen lebih dibandingkan hari biasa. Kondisi ini menjadi momentum yang sangat dinantikan para pedagang setiap tahunnya menjelang Ramadan.
Tidak hanya toko besar, sejumlah pedagang kecil dan lapak pakaian di pusat perbelanjaan maupun pasar tradisional juga merasakan dampak serupa. Ramainya pembeli diperkirakan akan terus meningkat hingga mendekati awal Ramadan.
Para pedagang berharap tren positif ini terus berlanjut sehingga dapat mendongkrak pendapatan mereka secara signifikan setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan daya beli masyarakat.