Jelang Lebaran, Permintaan Kerupuk Kulit di Siulak Melonjak Tajam

Para Pengrajin Kerupuk Kulit di Kerinci,Mendapat Berkah jelang Lebaran Idul Fitri,karena permintaan meningkat
INDOSBERITA.ID.KERINCI – Permintaan kerupuk kulit di Desa Dusun Dalam, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, mengalami peningkatan yang signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kondisi ini menjadi berkah tersendiri bagi para pengrajin kerupuk kulit di daerah tersebut.
Kerupuk kulit merupakan salah satu makanan khas daerah yang terbuat dari kulit sapi yang diolah secara tradisional. Cita rasanya yang gurih dan renyah membuat makanan ini banyak diminati masyarakat, terutama saat momen hari raya.
Salah seorang pengrajin kerupuk kulit di Desa Dusun Dalam, Syafrinil, mengatakan bahwa peningkatan permintaan mulai terasa sejak memasuki pekan kedua bulan Ramadan.
“Permintaan mulai meningkat sejak minggu kedua Ramadan. Biasanya dalam kondisi normal kami hanya mengolah sekitar 300 kilogram kulit sapi per minggu, namun menjelang Lebaran produksi meningkat hingga lebih dari 500 kilogram per minggu,” ujarnya.Senen (9/03/2026).
Ia menambahkan, sebagian besar pesanan yang datang berasal dari pedagang keliling yang akan menjual kembali kerupuk kulit tersebut. Selain itu, permintaan juga datang dari masyarakat baik dari dalam daerah maupun luar daerah Kerinci.
Untuk harga, kerupuk kulit dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp1.000 hingga Rp10.000 per bungkus, tergantung pada ukuran dan jenis kemasannya.
Dengan meningkatnya permintaan menjelang Idul Fitri, para pengrajin berharap usaha kerupuk kulit dapat terus berkembang dan menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.




