Iran Ancam Balasan Besar Usai Khamenei Tewas

Iran Ancam Balasan Besar Usai Khamenei Tewas

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). (Foto: AP)

INDOSBERITA.ID TEHERAN – Ketegangan di Timur Tengah kian memanas setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan akan melancarkan serangan balasan besar-besaran menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Pernyataan keras tersebut disampaikan beberapa jam setelah pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Khamenei akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam pusat Teheran. IRGC menegaskan bahwa target utama balasan mereka mencakup wilayah Israel serta instalasi militer Amerika Serikat di kawasan.

Kantor berita semi-resmi Fars News Agency melaporkan bahwa operasi balasan disebut akan menjadi salah satu yang paling intens dalam sejarah konflik Iran dengan Israel dan sekutunya.

Sementara itu, pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Selain itu, tujuh hari libur resmi diumumkan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi Khamenei yang telah memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade.

Media internasional, termasuk Associated Press, melaporkan bahwa serangan terjadi ketika Khamenei berada di kompleks kediamannya di pusat Teheran. Citra satelit dari Airbus memperlihatkan kerusakan parah di area tersebut akibat pemboman.

Televisi pemerintah Iran menggambarkan kematian Khamenei sebagai simbol komitmennya untuk tetap berada di garis depan dalam menghadapi tekanan global. Dalam siaran resmi, pembawa acara menyampaikan pesan duka yang menyebut Khamenei sebagai “teladan iman dan perlawanan” yang gugur dalam menghadapi apa yang disebut sebagai agresi Amerika Serikat dan Israel.

Situasi keamanan di kawasan kini berada dalam status siaga tinggi, dengan berbagai pihak internasional menyerukan penahanan diri guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.(Zr)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *