Industri Kurir Tumbuh Positif, Rata-rata Gaji Capai Rp4,6 Juta

Industri Kurir Tumbuh Positif, Rata-rata Gaji Capai Rp4,6 Juta

Kurir paket

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Pertumbuhan pesat industri e-commerce di Indonesia tidak hanya ditopang oleh strategi penjualan digital dan maraknya siaran langsung para pedagang. Di balik layar, jutaan kurir setiap hari menjadi penghubung utama antara penjual dan konsumen, sekaligus menjaga roda sektor logistik tetap berputar.

Sepanjang tahun 2024, industri ekspedisi dan jasa kurir menunjukkan performa yang stabil dan cenderung positif. Kondisi ini turut membuka gambaran mengenai tingkat kesejahteraan pekerja di sektor tersebut. Berdasarkan data perusahaan ekspedisi dan kurir berskala nasional, rata-rata pendapatan pekerja logistik—termasuk kurir e-commerce—mencapai sekitar Rp4,6 juta per bulan.

Jika disandingkan dengan standar upah regional, angka tersebut sudah melampaui Upah Minimum Provinsi (UMP) Papua yang berada di kisaran Rp4 juta. Namun, pendapatan tersebut masih berada di bawah UMP DKI Jakarta yang pada 2024 tercatat sekitar Rp5 juta per bulan.

Di sisi lain, kinerja keuangan perusahaan logistik tergolong menjanjikan. Rata-rata pendapatan tahunan perusahaan ekspedisi dan kurir sepanjang 2024 mencapai Rp23,7 miliar. Tingginya pendapatan ini sejalan dengan melonjaknya volume pengiriman barang yang ditangani sepanjang tahun.

Catatan menunjukkan, sektor ekspedisi mengirimkan sekitar 8,6 ribu ton barang, sementara layanan kurir mencatat pengiriman hingga 826 ribu kilogram dalam setahun. Angka tersebut mencerminkan tingginya aktivitas distribusi yang terus meningkat seiring perubahan pola belanja masyarakat.

Pengiriman barang pun tidak hanya berfokus pada wilayah lokal. Pengiriman antarprovinsi mendominasi dengan porsi mencapai 47,14 persen. Sementara itu, pengiriman dalam provinsi menyumbang 40,96 persen, dan pengiriman internasional tercatat sebesar 11,90 persen. Hal ini menunjukkan bahwa peran kurir dan perusahaan logistik kini semakin strategis dalam mendukung distribusi barang lintas wilayah, bahkan lintas negara.

Dengan tren belanja online yang masih terus berkembang, sektor kurir dan logistik diperkirakan akan tetap menjadi salah satu penopang utama perekonomian digital Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *