Indonesia dan UEA Kembangkan Talenta Digital

Indonesia dan UEA Kembangkan Talenta Digital

Audiensi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan perwakilaan Kedutaan Besar Persatuan Emirat Arab (PEA) di Jakarta, Senin (9/3/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia memperkuat kerja sama internasional dengan Uni Emirat Arab yang difokuskan pada pengembangan talenta digital, mobilitas mahasiswa, serta kolaborasi riset dan inovasi.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie dengan perwakilan Kedutaan Besar Uni Emirat Arab di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Stella menegaskan pentingnya meningkatkan jumlah mahasiswa internasional yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi Indonesia. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dari berbagai negara dapat memperkuat reputasi universitas nasional sekaligus meningkatkan posisi mereka dalam pemeringkatan global.

Ia juga menilai mahasiswa internasional membawa keberagaman perspektif akademik yang mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan kampus.

Untuk mendukung upaya internasionalisasi pendidikan tinggi, pemerintah tengah menyiapkan pembentukan pusat layanan khusus bagi mahasiswa asing. Fasilitas yang dinamakan Center for Foreign Students tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi, layanan, dan promosi pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas rencana kunjungan mahasiswa dari Uni Emirat Arab ke Indonesia. Kunjungan ini akan diisi dengan kegiatan akademik serta pengenalan sistem pendidikan tinggi dan budaya Indonesia di sejumlah perguruan tinggi.

Kedua pihak juga menjajaki peluang kerja sama lain, seperti program gelar ganda, pertukaran dosen, hingga kolaborasi penelitian antara kampus di Indonesia dan Uni Emirat Arab guna memperkuat ekosistem riset bersama.

Sementara itu, Chargé d’Affaires Kedutaan Besar Uni Emirat Arab di Indonesia Shaima Salem Alhebsi menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Indonesia dalam memperluas kerja sama pendidikan tinggi antara kedua negara.

Selain bidang akademik, kedua pihak juga menyoroti potensi kolaborasi dalam pengembangan talenta digital melalui program 10 Million Coders yang digagas pemerintah Uni Emirat Arab. Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan generasi muda dalam bidang kecerdasan buatan dan pemrograman sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis pengetahuan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *