Hujan Deras Robohkan Empat Ruang SDN Tlagah 2 Bangkalan

Hujan deras menyebabkan empat ruang di SDN Tlagah 2 Bangkalan, Jawa Timur. (Beritasatu.com/Imamudin)
INDOSBERITA.ID.Bangkalan – Â Hujan deras disertai angin kencang merusak bangunan SDN Tlagah 2 di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sedikitnya empat ruangan sekolah, termasuk ruang kelas dan ruang guru, dilaporkan roboh akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh.
Kepala SDN Tlagah 2, Fatmawati, mengatakan kerusakan pertama terjadi di ruang kelas 6 setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Plafon kelas tiba-tiba runtuh saat pintu ruangan dibuka oleh siswa yang baru datang ke sekolah. Beruntung tidak ada korban luka dalam kejadian itu.
Kerusakan kemudian meluas ke ruang guru yang berada satu deret dengan ruang kelas. Bangunan tersebut ambruk pada pagi hari berikutnya, sehingga total ada empat ruangan yang tidak lagi bisa digunakan karena mengalami kerusakan berat.
Fatmawati menjelaskan, kondisi sekolah sebenarnya telah lama mengkhawatirkan. Sebelumnya, kantor guru juga pernah roboh akibat kayu bangunan yang lapuk dan usia bangunan yang sudah tua. Setiap hujan deras disertai angin, pihak sekolah selalu waswas akan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Akibat ambruknya sejumlah ruangan, kegiatan belajar mengajar terpaksa dialihkan. Beberapa kelas digabung dalam satu ruangan, sementara sebagian siswa harus mengikuti pelajaran di teras sekolah karena keterbatasan ruang yang aman digunakan.
Dengan jumlah siswa mencapai 248 orang, kondisi sekolah saat ini dinilai sangat rawan. Hampir seluruh ruang kelas dianggap tidak layak dan berpotensi membahayakan jika tetap digunakan.
Kekhawatiran juga datang dari para orang tua murid. Sejumlah wali siswa mengeluhkan kondisi bangunan sekolah dan bahkan mempertimbangkan memindahkan anak mereka ke sekolah lain apabila tidak ada perbaikan dalam waktu dekat.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan bantuan segera dari pemerintah untuk perbaikan bangunan. Mereka menilai langkah cepat sangat dibutuhkan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi siswa maupun guru.




